Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

WFP Minta Bantuan $46 Juta untuk Tangani Kelaparan di Haiti

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Juni 2025 16:53 4:53 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Juni 2025 16:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Badan urusan pangan Perserikatan Bangsa-Bangsa World Food Program (WFP) meminta bantuan dan $46 juta untuk enam bulan ke depan guna memberikan makanan kepada sekitar 2 juta warga Haiti yang kelaparan.

Permohonan ini disampaikan oleh Lola Castro, direktur regional WFP untuk kawasan Amerika Latin dan Karibia, yang baru-baru ini kembali dari Haiti, di mana kekerasan geng menyebabkan lebih dari 1 orang kehilangan tempat tinggal dan setengah dari populasi – 5,7 juta orang – memerlukan bantuan pangan.

Dua juta orang di antaranya berada dalam dua kategori terburuk menurut Integrated Food Security Phase Classification, otoritas internasional terkemuka dalam masalah krisis kelaparan, dan 8.500 berada dalam kategori terburuk Fase 5, kata Castro seperti dilansir Associated Press Kamis (5/6/2025). Artinya, sedikitnya satu dari lima orang atau rumah tangga sangat kekurangan makanan dan menghadapi kelaparan dan kekahatan.

Haiti adalah satu dari lima negara di dunia yang penduduknya berada dalam kategori Fase 5 kelaparan dahsyat, kata Castro, “dan ini benar-benar dramatis karena terjadi di belahan barat Bumi”.

Haiti tidak memiliki pemimpin sejak pembunuhan Presiden Jovenel Moïse pada Juli 2021, yang kemudian mendorong maraknya geng-geng kriminal bersenjata.

Baca Juga

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Para pejabat tinggi PBB di Haiti mengatakan pada bulan April bahwa negara tersebut terancam menghadapi “kekacauan total” tanpa adanya pendanaan untuk menghadapi geng-geng tersebut.

Castro mengatakan tahun ini sampai bulan Maret WFP sudah memberikan bantuan kepada 1,3 juta orang dengan menggunakan sisa dana tahun lalu. Namun, badan tersebut sekarang menghadapi situasi dramatis dengan stok makanan darurat hanya sampai bulan Juli, sementara pengungsi baru terus bermunculan dan banyak bencana alam berupa angin ribut.

Kurun empat tahun terakhir, WFP selalu memiliki stok untuk membantu sekitar 250.000 hingga 500.000 orang dalam keadaaan darurat.

WFP biasanya menyediakan makanan setiap hari untuk sekitar 500.000 anak sekolah, tetapi jumlah itu akan dikurangi setengahnya karena tidak ada dana yang mencukupi, katanya dalam konferensi pers lewat video pada hari Selasa (3/6/2025).

Haiti tidak boleh dilupakan meskipun dunia tengah menghadapi krisis lainnya, kata Castro, seraya mendesak para donor untuk bermurah hati.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Haiti
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pakistan Raih Peringkat ke-4 Dunia Kekuatan Intelektual dan Talenta
Tulisan selanjutnya Menlu Wadephul Tegaskan Jerman Tetap Dukung Israel dan Kirim Persenjataan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

2 Juni 2026 19:00
Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

2 Juni 2026 18:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?