Hidayatullah.com – Sebuah hotel di Italia dan sebuah hostel di Bosnia menolak tamu yang berasal dari ‘Israel’. Pihak penginapan menyebut mereka tidak mau menerima tamu ‘Israel’ yang pernah melakukan dinas militer.
“Dalam satu insiden, seorang wanita Israel ditolak reservasi Booking.com untuk sebuah hotel di Naples, sementara di insiden lain, seorang pria dari Israel ditolak di gerbang depan sebuah wisma di Bosnia,” bunyi laporan Times of Israel pada Selasa (02/09/2025).
Saat mencoba memesan kamar di hotel di Italia, perempuan ‘Israel’ bernama Sihr diberitahu melalui komunikasi tertulis bahwa ia tidak dapat menginap di hotel tersebut jika ia bertugas militer di Jalur Gaza atau mendukung pemerintahan Netanyahu.
Sementara itu, Ofek Levy, yang berwisata ke Bosnia, mengatakan bahwa ketika ia tiba di gerbang depan sebuah hostel, pemilik hostel bertanya apakah ia orang ‘Israel’.
Ketika ia menjawab bahwa ia orang Israel, pemilik hostel membanting gerbang dan mengatakan bahwa ia tidak dapat masuk, lapor Channel 12.
Levy mengatakan ia “duduk di jalan dan mencari tempat lain [untuk menginap], sampai saya menemukan hostel lain di daerah tersebut.
Aksi boikot dan penolakan terhadap pemukim ‘Israel’ semakin banyak terjadi di tengah perang genosida penjajah di Gaza yang membunuh hampir 64.000 warga Palestina.*




