Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pemegang Visa Entrepreneur Wajib Bisa Bahasa Jepang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 September 2025 11:07 11:07 am
Ama Farah
Dipublikasikan 14 September 2025 11:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Badan Layanan Keimigrasian berencana untuk menambahkan kecakapan berbahasa Jepang sebagai syarat untuk memperoleh visa entrepreneur, kata sumber pemerintah.

Pada bulan Agustus, badan tersebut mengumumkan usulan revisi persyaratan visa manajer bisnis, termasuk kenaikan enam kali lipat jumlah modal atau investasi yang ditanamkan, lansir Asahi Shimbun Kamis (11/9/2025).

Kecakapan berbahasa Jepang berarti memperketat persyaratan permohonan visa. Tujuannya adalah untuk memastikan komunikasi yang lebih lancar dangan warga lokal dan dengan demikian meredam potensi gesekan dan konflik di dalam masyarakat, isu yang belakangan menjadi perhatian khusus dalam laporan terbaru oleh Kementerian Kehakiman.

Visa manajer bisnis, yang diberikan kepada orang asing yang bermaksud untuk membuka usaha di Jepang, ditujukan untuk menarik kedatangan kalangan usahawan ke negeri sakura.

Akan tetapi, para pengkritik mengatakan status residen atau pemukim yang diberikan justru disalahgunakan karena persayaratannya sangat ringan dibandingkan ketentuan berlaku di negara-negara lain.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Menurut sejumlah sumber, nantinya pemohon visa bisnis akan diwajibkan memiliki kecakapan berbahasa Jepang minimal setara level B2, peringkat tiga tertinggi dari sistem 6 level standar internasional untuk kecakapan berbahasa asing.

Syarat itu dapat dipenuhi dengan menjadikan warga negara Jepang sebagai pegawai purna waktu.

Ketentuan baru ini diharapkan bisa diterapkan paling cepat pertengahan Oktober.

Visa manajer bisnis di Jepang berlaku maksimal lima tahun, dan memungkinkan pemegangnya untuk membawa serta anggota keluarga mereka untuk bermukim di sana.

Per akhir tahun 2024, sekitar 41.600 orang memegang visa tersebut.

Berdasarkan ketentuan yang berlaku saat ini, pemohon harus memenuhi dua syarat, yaitu menyerahkan modal atau investasi sedikitnya 5 juta yen ($34,.000) atau memiliki dua atau lebih warga Jepang sebagai pekerja purna waktu.

Usulan ketentuan baru meminta minimal investasi sebesar 30 juta yen, mempekerjakan sedikitnya satu warga lokal dan mengharuskan pemegang visa memiliki kecapakan berbahasa Jepang.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jepang
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ghana Jadi Negara Afrika Kelima Penampung Migran yang Ditolak Amerika Serikat
Tulisan selanjutnya Panti Perawatan di Inggris Terancam Bangkrut Jika Euthanasia Dilegalkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?