Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

443 Relawan Global Sumud Flotilla dari 47 Negara Diculik ‘Israel’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 2 Oktober 2025 19:54 7:54 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 2 Oktober 2025 19:54
Bagikan
Armada Global Sumud Flotilla
Armada Global Sumud Flotilla
Bagikan

Hidayatullah.com – Penjajah ‘Israel’ telah menculik 443 relawan dari 47 negara setelah membajak kapal-kapal armada bantuan Gaza dengan meriam air dan memutus jalur komunikasi mereka pada Kamis.

“Setelah angkatan laut penjajahan Israel secara ilegal mencegat kapal-kapal armada Sumud Global -konvoi damai dan tanpa kekerasan yang membawa makanan, susu formula bayi, obat-obatan, dan relawan dari 47 negara ke gaza- ratusan partisipan telah diculik dan dilaporkan dibawa ke kapal angkatan laut besar, MSC Johannesburg,” kata Global Sumud Flotilla dalam pernyataannya (02/10/2025).

Ratusan relawan tersebut merupakan aktivis kemanusiaan dengan berbagai latar belakang mulai dari anggota parlemen, pengacara, dokter dan pekerja media.

Armada menyebut penculikan ini merupakan pelanggaran hukum internasional dan hak asasi manusia. Apalagi pembajakan terjadi di perairan internasional, menjadikannya sebagai kejahatan perang, imbuh Global Sumud Flotilla.

“Kami mendesak pemerintah, pemimpin dunia, dan lembaga internasional untuk segera mengintervensi demi mendapatkan informasi terkait para sukarelawan yang hilang, menjamin keamanan mereka, dan pembebasan segera,” ujar kelompok tersebut.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Meski sebagian besar kapal dibajak dan dicegat angkatan laut ‘Israel’ di perairan internasional, kapal Mikeno berbendera Prancis berhasil memasuk perairan Gaza, menurut data AIS. Namun, kapal berpenumpang 6 orang tersebut belum bisa dihubungi.

Armada Global Sumud menegaskan serangan dan tindakan ‘Israel’ tidak akan menggoyahkan komitmen mereka untuk mendobrak blokade dan mengakhiri genosida terhadap rakyat Palestina di Gaza.

“Setiap tindakan represif terhadap armada kami, setiap eskalasi kekerasan di Gaza, dan setiap upaya untuk menekan aksi solidaritas justru memperkuat tekad kami,” tegasnya.

Global Sumud Flotilla lahir dari gerakan solidaritas internasional untuk rakyat Palestina, khususnya di Gaza, yang sejak lama hidup di bawah blokade darat, laut, dan udara oleh ‘Israel’.

Global Sumud Flotilla memulai pelayaran pada 31 Agustus 2025 dari pelabuhan di Spanyol, terutama Barcelona. Kemudian kapal-kapal lainnya dari Italia dan Tunisia ikut bergabung dengan armada utama.

Kata “Sumud” berasal dari bahasa Arab yang berarti keteguhan atau bertahan, mencerminkan semangat rakyat Palestina yang tidak menyerah meski menghadapi pendudukan dan penindasan.

Armada ini menjadi lanjutan dari aksi-aksi kapal kemanusiaan internasional yang sebelumnya berupaya menembus blokade Gaza, membawa bantuan, dan menarik perhatian dunia pada pelanggaran hukum internasional oleh Israel.

Gerakan ini menggabungkan aktivis, organisasi kemanusiaan, tokoh agama, dan masyarakat sipil dari berbagai negara untuk menegaskan dukungan terhadap hak asasi rakyat Palestina. Global Sumud Flotilla tidak hanya bertujuan mengirimkan bantuan, tetapi juga sebagai simbol perlawanan non-kekerasan, menantang blokade ilegal ‘Israel’, serta mengingatkan dunia bahwa Gaza adalah wilayah yang seharusnya bebas, bukan penjara terbuka terbesar di dunia.

Dengan menghadirkan solidaritas lintas bangsa, flotilla ini berusaha memberi tekanan politik dan moral agar komunitas internasional bertindak menghentikan pengepungan dan penindasan terhadap Palestina.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Armada Global Sumudbantuan kemanusiaanblokade Gazagenosida GazaGlobal Sumud FlotillaHeadlinepembajakanpenculikan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dukungan Warga AS terhadap ‘Israel’ Turun, Lebih Banyak yang Dukung Palestina
Tulisan selanjutnya Pemerintah Taliban Tegaskan Tidak Ada Pemadaman Internet di Afghanistan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun

Berita
27 Agustus 2026 15:03
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

31 Agustus 2026 17:47
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?