Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

8 Relawan Malaysia Diculik Tentara Zionis, Diserang di Perairan Internasional

Ahmad
Terakhir diupdate: 2 Oktober 2025 06:14 6:14 am
Ahmad
Dipublikasikan 2 Oktober 2025 06:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Sebanyak delapan relawan Malaysia dilaporkan ditahan setelah kapal yang mereka tumpangi dalam misi Global Sumud Flotilla (GSF) dicegat oleh angkatan laut Zionis di perairan internasional dekat Jalur Gaza.

Kabar tersebut disampaikan oleh Datuk Dr. Sani Araby Abdul Alim Araby, Direktur Sumud Nusantara Command Centre (SNCC), lembaga yang mengoordinasikan partisipasi relawan Malaysia dalam misi kemanusiaan menembus blokade.

“Kami sahkan ada percobaan intimidasi dari kapal militer yang diyakini milik pihak ‘Israel’ terhadap dua kapal flotilla, Sirius dan Alma. Delapan relawan Malaysia kini telah ditahan setelah kapal mereka diambil alih secara paksa,” ujar Sani Araby, dikutip dari Utusan dan Kosmo Digital, Kamis (2/10/2025).

Kapal Dihadang, Komunikasi Terputus

Menurut laporan SNCC, selain Kapal Sirius dan Alma, kapal Adara dan Huga juga menjadi sasaran penyergapan. Dengan demikian, total empat kapal flotilla berhasil dikuasai oleh militer penjajah ‘Israel’. Lokasi penahanan berada di perairan bebas, sekitar 70 hingga 150 mil laut dari Gaza.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Sebelum komunikasi terputus, salah seorang relawan Malaysia, Rahmah Ikhsan, sempat menuliskan pesan singkat melalui media sosial: “Allahuakbar, tim Sumud Flotilla sudah masuk ke zona merah. Langit Gaza menjadi saksi perjuangan mereka.” Setelah itu, sambungan dari kapal hilang sepenuhnya.

Buletin TV3 Malaysia melaporkan, mereka yang kini diduga berada dalam tahanan ‘Israel’ adalah:  Zizi Kirana (Kapal Huga), Zulfaqhu Khiruddin (Kapal Sirius), Ruysdi Ramli (Kapal Sirius), Hafaz Nurhayat Musa (Kapal Alma), Edi Adnor Sulaiman (Kapal Alma), Iylia Raidah (Kapal Alma), Haikal Angkawana (Kapal Sirius), Muaz Zamir (Kapal Sirius).

GSF membawa ratusan relawan internasional dari 45 negara, termasuk 34 warga Malaysia, dengan misi mengirimkan bantuan medis, makanan, dan logistik ke Jalur Gaza yang masih berada di bawah blokade tentara Zionis.

Respons Pemerintah Malaysia

Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Anwar Ibrahim, sebelumnya telah memperingatkan bahwa Malaysia akan melayangkan protes keras apabila ‘Israel’ menghalangi misi flotilla. “Malaysia akan menyuarakan protes keras dan menyeluruh sekiranya relawan kita diusik. Keselamatan mereka adalah keutamaan,” tegas Anwar dalam pernyataan resminya sebelum keberangkatan flotilla.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Malaysia (Wisma Putra) menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan dan melakukan komunikasi diplomatik.

“Malaysia menuntut ‘Israel’ segera menghentikan segala bentuk kekerasan terhadap relawan kemanusiaan dan memastikan mereka dalam keadaan selamat,” demikian pernyataan resmi Wisma Putra.

Desakan Pembebasan

SNCC meminta masyarakat internasional untuk menekan Zionis ‘Israel’ agar segera membebaskan para relawan. “Kami menyeru semua pihak untuk terus berdoa dan mendesak dunia agar memastikan keselamatan para relawan dan membiarkan bantuan kemanusiaan sampai ke Gaza,” tambah Sani Araby.

Meskipun identitas delapan relawan yang ditahan belum diumumkan secara rinci demi alasan keamanan, beberapa tokoh publik Malaysia diketahui ikut serta dalam misi ini, termasuk Heliza Helmi, Zizi Kirana, dan Ardell Aryana.

Hingga berita ini diturunkan, otoritas ‘Israel’ belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai penahanan delapan relawan Malaysia tersebut.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazaGlobal Sumud FlotillaHeadlineisraelJalur Gazapalestinaperairan internasionalrelawan MalaysiaZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dubes AS Mike Huckabee: Aliansi AS-’Israel’ seperti Pernikahan Seumur Hidup
Tulisan selanjutnya Turki Sebut Serangan ‘Israel’ ke Armada Kemanusiaan sebagai Aksi Teroris

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Sejarah

Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah

Sejarah
15 Juni 2026 07:41
Orang Tua Malaysia akan Dijerat Hukum Bila Anaknya Melakukan Perundungan
Aliansi Aktivis dan Umat Muslim Tasikmalaya Desak Polisi Proses Hukum Penghina Sahabat Nabi
Prosesi Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei Dimulai 4 Juli
Santri Tahfidz Ar-Riyadh Tampil pada Pembukaan Rapat Paripurna DPRD Bontang

Terbaru

  • Pengadilan Penjarakan Orang Tua dari Bocah Pelaku Penembakan di Sekolah Beograd Serbia 2023
  • Label Teroris untuk Palestine Action Dibenarkan Pengadilan Banding Inggris
  • Amerika Serikat Hentikan Pendanaan Program HIV di Afrika Selatan
  • Hujan Hitam di Moskow Usai Ukraina Bombardir Pengilangan Minyak Rusia
  • Jangan Cuma di Stadion, Pria Jepang Diminta Ikut Bantu Bersihkan Rumah
  • Tiga Kapal Tanker Saudi Melewati Selat Hormuz Setelah Iran-AS Sepakat Mengakhiri Perang
  • Semua Biaya Ditanggung Qatar Kirim 1.000 Pendukung Timnas Jelang Laga Versus Kanada
  • MUI Serukan Masyarakat Lawan Gerakan Normalisasi LGBT
  • AS-Iran Capai Kesepakatan Final, Trump dan Pezeshkian Resmikan Memorandum
  • AI Grok Besutan Elon Musk Dipakai dalam Serangan AS Terhadap Iran

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?