Hidayatullah.com– Kapal Angkatan Laut Pakistan yang merupakan bagian dari Combined Maritime Force (CMF) menyita narkoba bernilai $972 juta yang diselundupkan melalui jalur maritim di Laut Arab.
Dalam sebuah pernyataan hari Selasa (28/10/2025), pihak AL Pakistan mengatakan bahwa aparat yang ditugaskan di kapal PNS Yarmook selama 48 jam melakukan pemeriksaan atas dua kapal dhow, yang mana kedua kapal itu tidak ada yang memancarkan Sistem Identifikasi Otomatis (AIS) atau menampilkan penanda eksternal apa pun, dan oleh sebab itu dianggap tidak memiliki kewarganegaraan alias tidak jelas asal-usulnya.
CMF merupakan wadah kemitraan angkatan laut multinasional yang terdiri dari angkatan laut dari 47 negara, termasuk Amerika Serikat, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Mereka bertugas untuk menegakkan ketertiban berdasarkan hukum internasional di sepanjang jalur pelayaran terpenting di dunia serta menanggulangi penyelundupan narkoba dan senjata.
Menurut CMF, aparat awalnya menemukan dua ton metamfetamin kristal senilai $822 juta. Kurang dari 48 jam kemudian, mereka menaiki kapal kedua dan memyita 350 kilogram metamfetamin kristal senilai $140 juta dan 50 kilogram kokain senilai $10 juta, imbuh pernyataan tersebut seperti dilansir Al Arabiya.
Menyusul keberhasilan itu pihak Arab Saudi juga mengeluarkan pernyataan.
“Kesuksesan operasi terfokus ini menyoroti pentingnya kolaborasi multinasional,” kata Fahad Aljoiad, seorang komodor Angkatan Laut Kerajaan Saudi yang merupakan komandan CTF 150.
“PNS Yarmook telah melakukan salah satu penyitaan narkotika paling sukses untuk CMF, berkat keahlian dan kolaborasi angkatan-angkatan laut kita yang tergabung di dalam organisasi ini (CMF),” imbuhnya.
Tidak dijelaskan dalam laporan hasil penangkapan itu perihal negara asal kapal dan muatan narkoba yang dibawanya.*




