Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan Mengintai Jawa hingga Papua

Ahmad
Terakhir diupdate: 29 Oktober 2025 14:16 2:16 pm
Ahmad
Dipublikasikan 29 Oktober 2025 10:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi mengguyur berbagai wilayah Indonesia selama sepekan ke depan, mulai 28 Oktober hingga 3 November 2025. Cuaca ekstrem ini juga disertai potensi petir dan angin kencang, terutama di wilayah Jawa dan sebagian besar kawasan timur Indonesia. 

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyampaikan, potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem ini merupakan dampak dari interaksi berbagai faktor atmosfer berskala global hingga lokal yang membuat udara menjadi sangat labil. 

“Selama sepekan ke depan, pertumbuhan awan hujan signifikan berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi ini dipicu oleh interaksi faktor atmosfer yang mendukung perkembangan awan konvektif,” tulis BMKG dalam Prospek Cuaca Mingguan, Selasa (29/10/2025). 

Fenomena atmosfer yang mempengaruhi kondisi ini antara lain Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Rossby Ekuator, dan Gelombang Kelvin, yang saat ini melintas bersamaan di wilayah Indonesia. Selain itu, sirkulasi siklonik di Laut Cina Selatan, perairan selatan Kalimantan Tengah, dan Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya turut membentuk daerah konvergensi yang memperkuat potensi hujan lebat. 

BMKG mencatat, sekitar 43,8 persen zona musim (ZOM) di Indonesia telah memasuki musim hujan pada dasarian kedua Oktober 2025. Musim hujan diperkirakan akan terus meluas ke wilayah selatan dan timur, dengan puncak pada November–Desember 2025 di bagian barat dan Januari–Februari 2026 di bagian selatan serta timur Indonesia. 

Baca Juga

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Suhu Panas Mereda, Waspadai Banjir dan Longsor 

Seiring meningkatnya curah hujan, BMKG juga mencatat penurunan suhu di sebagian besar wilayah. Tidak ada daerah yang mencatat suhu di atas 36 derajat Celsius. Suhu tertinggi terpantau di Lampung Utara (35,8°C), Kupang (35,5°C), dan Manokwari (34,8°C). 

Di kota-kota besar, suhu maksimum diperkirakan mencapai 34°C di Surabaya, 32°C di Palembang, 31°C di Pangkal Pinang, serta 30°C di Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta, sementara Semarang lebih sejuk di kisaran 28°C. 

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama di wilayah dengan curah hujan tinggi dan kontur tanah curam. “Meningkatnya potensi hujan berintensitas tinggi dalam waktu dekat dapat memicu banjir, genangan, maupun longsor.

Masyarakat diimbau untuk memperhatikan informasi peringatan dini cuaca dari BMKG,” kata lembaga tersebut dalam keterangan resminya. 

Menurut prakiraan BMKG, untuk wilayah Jawa, potensi hujan disertai petir diperkirakan terjadi di Jakarta dan Yogyakarta, sedangkan Serang, Bandung, dan Semarang diprediksi mengalami hujan intensitas sedang. Sementara Surabaya diprakirakan berawan tebal sepanjang hari. 

Untuk wilayah Sumatra, hujan ringan hingga sedang berpotensi turun di Medan, Jambi, dan Pangkal Pinang, sedangkan Bengkulu dan Bandar Lampung diperkirakan dilanda hujan disertai petir. Di Banda Aceh, Padang, dan Palembang, kondisi berawan tebal mendominasi. 

Di kawasan Bali dan Nusa Tenggara, Denpasar dan Mataram berpotensi hujan ringan, sementara Kupang diperkirakan berawan tebal. 

Untuk Kalimantan, Samarinda berpotensi diguyur hujan disertai petir, sedangkan Tanjung Selor diprediksi hujan sedang. Pontianak berawan, sementara Banjarmasin dan Palangkaraya mengalami hujan ringan. 

Adapun wilayah Sulawesi, seperti Makassar, Manado, Gorontalo, dan Palu, berpotensi hujan ringan, sedangkan Mamuju dan Kendari berpotensi hujan disertai petir. 

Untuk Maluku dan Papua, BMKG memperkirakan hujan ringan di Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Jayapura, dan Jayawijaya, serta potensi hujan disertai petir di Nabire dan Merauke.  Selain itu, BMKG juga memperingatkan adanya potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir, meliputi Kepulauan Bangka Belitung, pesisir utara Tangerang dan Jakarta, Jawa Tengah, Kalimantan Tengah, serta Maluku.* rri

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Badan Meteorologi Klimatologi dan GeofisikaBMKGhujan lebatindonesiapetir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gubernur NTB  Tancap Gas, Jadikan Ekonomi Syariah Penggerak UMKM dan Industri Hhalal
Tulisan selanjutnya Studi: Remaja yang Tidak Puas dengan Tubuhnya Lebih Sering Terpapar Konten Gangguan Makan di Instagram

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?