Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

Studi: Remaja yang Tidak Puas dengan Tubuhnya Lebih Sering Terpapar Konten Gangguan Makan di Instagram

Ahmad
Terakhir diupdate: 29 Oktober 2025 14:11 2:11 pm
Ahmad
Dipublikasikan 29 Oktober 2025 13:52
Bagikan
Bagikan

Remaja yang melaporkan sering merasa tidak nyaman dengan kondisi tubuh mereka setelah menggunakan Instagram lebih banyak terpapar “ konten yang berkaitan dengan gangguan makan

Hidayatullah.com | PARA peneliti di Meta menemukan bahwa remaja yang melaporkan sering merasa tidak nyaman dengan kondisi tubuh mereka setelah menggunakan Instagram lebih banyak terpapar “ konten yang berkaitan dengan gangguan makan” dibandingkan remaja lain yang tidak melaporkan hal tersebut, menurut dokumen internal yang dilihat oleh Reuters.

Konten yang ditampilkan kepada para pengguna tersebut menampilkan “ paparan jelas” bagian dada, pantat, atau paha, “ penilaian terbuka” terhadap bentuk tubuh, serta “ konten yang terkait dengan kebiasaan makan tidak sehat dan citra tubuh negatif.”

Meski konten semacam ini tidak dilarang di Instagram, para peneliti Meta menyatakan bahwa orang tua, remaja, dan ahli luar menganggap konten tersebut berpotensi membahayakan bagi pengguna muda.

Meta melakukan survei terhadap 1.149 remaja di tahun akademik 2023–2024 untuk mengukur seberapa sering mereka merasa tidak nyaman dengan tubuh mereka setelah menggunakan Instagram. Kemudian, Meta menganalisis konten yang dilihat remaja tersebut selama tiga bulan.

Baca Juga

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato
UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa
Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat

Hasilnya menunjukkan bahwa dari 223 remaja yang sering merasa tidak puas dengan tubuhnya, konten terkait gangguan makan mencapai 10,5 persen dari keseluruhan konten yang mereka lihat di platform tersebut. Sedangkan remaja lain dalam survei hanya melihat 3,3 persen konten sejenis.

“Remaja yang melaporkan sering merasa tidak puas terhadap tubuhnya setelah melihat unggahan di Instagram… melihat kira-kira tiga kali lebih banyak konten yang fokus pada tubuh atau terkait gangguan makan dibandingkan remaja lain,” tulis para peneliti dalam ringkasan Reuters.

Selain lebih sering terpapar konten semacam itu, para peneliti juga menemukan bahwa remaja yang paling negatif tentang diri mereka melihat lebih banyak konten provokatif secara umum, termasuk konten bertema “ dewasa,” “ perilaku berisiko,” “ kekejaman,” dan “ penderitaan.”

Secara keseluruhan, konten tersebut mencapai 27 persen dari apa yang dilihat kelompok remaja tersebut, dibandingkan 13,6 persen bagi rekan sebaya yang tidak melaporkan perasaan negatif.

Kekhawatiran Para Peneliti

Para peneliti menegaskan bahwa temuan ini tidak membuktikan bahwa Instagram menyebabkan pengguna merasa lebih buruk tentang tubuh mereka.

“Tidak mungkin menentukan arah sebab dan akibat dari temuan ini,” tulis mereka, sambil menyatakan kemungkinan bahwa remaja yang sudah merasa tidak puas dengan diri mereka mungkin secara aktif mencari konten semacam itu.

Studi Instagram ini, yang belum pernah dilaporkan sebelumnya, menunjukkan bahwa Instagram mengekspos remaja yang sering “ melaporkan merasa tidak puas dengan tubuh mereka” kepada konten yang menurut penasihat internal Meta harus dibatasi.

Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Meta, Andy Stone, berkata dokumen yang diperiksa Reuters menunjukkan komitmen perusahaan untuk memahami dan meningkatkan platformnya.

“Penelitian ini membuktikan bahwa kami tetap berkomitmen untuk memahami pengalaman remaja dan menggunakan temuan tersebut untuk membangun platform yang lebih aman dan mendukung kaum muda,” kata Stone, mengacu pada pengumuman Meta baru-baru ini bahwa mereka akan menyesuaikan konten untuk pengguna di bawah umur sesuai dengan standar film PG-13.

Dalam studi tersebut, Meta mengakui bahwa alat penyaring yang ada saat ini gagal mendeteksi 98,5 persen konten “ sensitif” yang mungkin tidak cocok untuk remaja. Temuan ini “tidak mengejutkan,” tulis para peneliti, karena Meta baru mulai mengembangkan algoritme khusus untuk mendeteksi konten berbahaya, seperti yang dikaji.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gangguan makananInstagramkontenremajaRisetStudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan Mengintai Jawa hingga Papua
Tulisan selanjutnya Syeikh Al-Azhar Serukan Keadilan untuk Palestina dalam Forum Perdamaian Dunia di Roma

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Berita
31 Agustus 2026 21:23
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Iptekes

Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah

25 Mei 2026 08:50
Iptekes

Jumlah Kasus Penyakit Menular Seksual di Eropa Pada 2024 Mencatat Rekor

22 Mei 2026 15:27
Iptekes

Belajar di Waktu Subuh Terbukti Tingkatkan Kinerja Otak dan Daya Ingat

31 Maret 2026 09:28
Iptekes

Pembuat Jutaan iPhone Malah Malah Melarang Main HP Berlebihan karena Bahaya

26 Maret 2026 08:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?