Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Jalin Kerja Sama, Menteri Wakaf Suriah Puji Jusuf Kalla sebagai Tokoh Perdamaian

Ahmad
Terakhir diupdate: 3 November 2025 16:45 4:45 pm
Ahmad
Dipublikasikan 3 November 2025 16:44
Bagikan
Menteri Wakaf Suriah, Syeikh Muhammad Abu Khoiri Syukri, mengunjungi Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla
Bagikan

Hidayatullah.com— Menteri Wakaf Suriah, Muhammad Abu Khoiri Syukri, memuji Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla, sebagai sosok inspiratif dan tokoh perdamaian dunia.

“Kami telah mendengar banyak tentang sosok Pak JK (Jusuf Kalla) sebelum bertemu, sosok yang inspiratif dan mampu melakukan gerakan-gerakan untuk rekonsiliasi dan perdamaian,” ujar Abu Khoiri dalam pertemuan dengan Jusuf Kalla di Jakarta, Sabtu (1/11/2025).

Pertemuan tersebut berlangsung dalam rangka silaturahmi dan pertukaran pengalaman antara kedua tokoh, serta memperkuat hubungan antara Indonesia dan Suriah di bidang keagamaan dan kemanusiaan.

Jusuf Kalla didampingi mantan Menteri Hukum dan HAM Hamid Awaluddin serta Ketua DMI Bidang Kerja Sama dan Hubungan Luar Negeri Anizar Masyhadi. Sementara itu, Menteri Wakaf Suriah hadir bersama Mufti Damaskus Abdul Fattah Bizm dan ulama Syekh Muhammad Rajab Dieb.

Menteri Wakaf Suriah menyampaikan bahwa kunjungannya ke Indonesia bertujuan mempererat hubungan kedua negara serta mempelajari keberhasilan Indonesia dalam mengelola keberagaman dan membangun kehidupan beragama yang damai.

Baca Juga

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Ia juga menyampaikan undangan resmi kepada Jusuf Kalla untuk berkunjung ke Suriah dan berdialog dengan para ulama serta pimpinan lembaga pendidikan Islam di negara tersebut.

Selain itu, Suriah membuka kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk menimba ilmu di Damaskus, sementara Jusuf Kalla menawarkan peluang bagi warga Suriah untuk belajar di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Depok, Jawa Barat.

Jusuf Kalla menyambut baik pemerintahan baru Suriah di bawah Presiden Ahmed Al Sharaa dan mendoakan agar negara tersebut segera pulih dan kembali damai.

Menurutnya, perdamaian sejati hanya dapat tercapai melalui keadilan dan rekonsiliasi nasional. Ia juga menilai langkah Presiden RI Prabowo Subianto dalam memperkuat peran global Indonesia di bidang perdamaian merupakan langkah strategis.

Sebagai Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Kalla menegaskan kesiapan bekerja sama dengan Suriah dalam bidang pendidikan Islam dan penyebaran dakwah wasatiyyah.

Sebelumnya, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar juga menerima kunjungan Menteri Wakaf Suriah dan rombongan ulama Syam di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (31/10/2025).

Pertemuan tersebut membahas penguatan pendidikan kader ulama dan kerja sama pengelolaan wakaf antara kedua negara.

“Indonesia membutuhkan kesinambungan kader ulama. Tradisi keilmuan Syam adalah rujukan Islam dunia, dan hubungan ulama Nusantara dengan Syam telah terjalin sejak lama,” kata Nasaruddin.

Menag menjelaskan, Masjid Istiqlal saat ini berperan sebagai pusat pembinaan ulama dan telah mengembangkan program kaderisasi sejak pandemi, setelah lebih dari 800 ulama Indonesia wafat akibat Covid-19.

Menteri Wakaf Suriah mengapresiasi kehangatan masyarakat Indonesia dan menilai Indonesia berhasil menjaga kedamaian serta kerukunan dalam keberagaman. Ia menekankan pentingnya kolaborasi umat Muslim di bidang pendidikan, ilmu syariah, dan kemanusiaan.

“Indonesia dikenal dengan akhlak. Suriah dikenal dengan kedalaman ilmu. Bila akhlak dan ilmu bertemu, dunia Islam akan mendapat manfaat besar,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, salah satu ulama, Muhammad Rajab Dieb, menambahkan pentingnya keseimbangan antara ilmu dan pembinaan akhlak (tazkiyatun nafs) dalam mencetak ulama sejati.

“Ulama bukan hanya penyampai ilmu, tetapi juga pembawa cahaya dan teladan,” katanya.

Menag kemudian mengusulkan sembilan program kerja sama strategis antara Indonesia dan Suriah, mulai dari pertukaran mahasiswa, dosen, dan pengajar bahasa Arab hingga kolaborasi riset, penguatan zakat dan wakaf produktif, serta penyusunan deklarasi kemitraan pendidikan dan peradaban Islam.

“Dengan ini, kami siap menindaklanjuti kerja sama antara kedua belah pihak,” ujar Menag.

Ia menutup pertemuan dengan harapan agar sinergi Indonesia–Suriah membawa keberkahan dan memperkuat diplomasi keagamaan untuk perdamaian dunia.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jusuf KallaMenteri Wakaf SuriahMuhammad Abu Khoiri Syukrisuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rumah Budaya Indonesia Syaikh Yusuf akan Dibangun di Afrika Selatan
Tulisan selanjutnya Kejahatan Kebencian Islamofobia di Inggris Meningkat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Berita
2 September 2026 20:18
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Terbaru

  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

2 September 2026 20:16
Berita

Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

2 September 2026 20:14
Berita

Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?