Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Jakarta Dinobatkan PBB sebagai Ibu Kota Terpadat di Dunia dengan 42 Juta Penduduk

Ahmad
Terakhir diupdate: 26 November 2025 15:57 3:57 pm
Ahmad
Dipublikasikan 26 November 2025 16:50
Bagikan
DKI Jakarta
Bagikan

Hidayatullah.com— Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut Jakarta sebagai ibu kota terpadat di dunia, dengan populasi wilayah metropolitan mencapai hampir 42 juta jiwa. Temuan ini tercantum dalam laporan “World Urbanization Prospects 2025” yang dirilis oleh Departemen Urusan Ekonomi dan Sosial PBB, demikian kutip PBB.

Daftar isi
  • Lonjakan Urbanisasi dan Pertumbuhan Kota
  • Implikasi bagi Jakarta: Tekanan Infrastruktur dan Lingkungan
  • Tantangan Masa Depan dan Upaya Mitigasi
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Menurut laporan itu, “Jakarta (Indonesia) sekarang menjadi kota terpadat di dunia, dengan hampir 42 juta penduduk.” Data tersebut menjadikan Jakarta menyalip kota-kota besar lain seperti Tokyo dan Dhaka, tulis Anadolu.

Lonjakan Urbanisasi dan Pertumbuhan Kota

Laporan PBB menunjukkan bahwa urbanisasi global terus meningkat: saat ini kota-kota menampung sekitar 45 persen dari populasi dunia yang berjumlah 8,2 miliar jiwa.

Sejak 1950—ketika hanya 20 persen penduduk dunia tinggal di kota — jumlah penduduk perkotaan telah lebih dari dua kali lipat.

Pertumbuhan ini turut memicu meningkatnya jumlah “megakota” — wilayah dengan 10 juta jiwa atau lebih. Menurut data PBB, sejak 1975 jumlah megakota melonjak dari 8 menjadi 33 pada 2025, dan lebih dari setengahnya berada di Asia.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Implikasi bagi Jakarta: Tekanan Infrastruktur dan Lingkungan

Status Jakarta sebagai ibu kota terpadat dunia memperkuat tekanan terhadap sejumlah aspek infrastruktur dan tata ruang. Kemacetan lalu lintas, polusi udara, kekurangan ruang terbuka hijau, serta beban pada layanan dasar seperti air bersih, sanitasi, transportasi publik, dan perumahan diperkirakan akan meningkat signifikan.

Beban demografis ini muncul di tengah rencana pemindahan ibu kota nasional ke Nusantara (Kalimantan Timur), yang sejak 2019 digadang-gadang sebagai solusi mengurangi tekanan pada Jakarta.

Namun PBB mengingatkan bahwa perpindahan ibu kota saja tidak cukup jika tidak disertai kebijakan pengendalian urbanisasi dan perencanaan kota yang berkelanjutan.

Tantangan Masa Depan dan Upaya Mitigasi

Dengan prediksi bahwa dua pertiga pertumbuhan populasi global hingga 2050 akan terjadi di kota-kota besar, PBB mendorong pemerintah kota dan nasional untuk memperkuat perencanaan tata ruang, infrastruktur, dan layanan publik.

Menurut laporan, penataan transportasi publik, pemulihan ruang terbuka hijau, drainase dan sistem air, serta pembangunan pemukiman terjangkau menjadi prioritas mendesak.*/pbb, ant

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:DKI JakartaKota terpadat di duniaPopulasi Jakarta
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya terowongan Hamas Hamas Kumpulkan Data Intelijen dari Tentara IDF selama Bertahun-Tahun
Tulisan selanjutnya Iran Pertimbangkan Pemindahan Ibu Kota karena Krisis Air Parah di Teheran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Berita
31 Agustus 2026 20:04
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?