Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Iran Pertimbangkan Pemindahan Ibu Kota karena Krisis Air Parah di Teheran

Ahmad
Terakhir diupdate: 26 November 2025 16:07 4:07 pm
Ahmad
Dipublikasikan 26 November 2025 17:10
Bagikan
Kota Teheran
Bagikan

Hidayatullah.com— Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa pemerintah tengah mempertimbangkan memindahkan ibu kota dari Teheran. Pernyataan ini disampaikan menyusul memburuknya krisis air di kota itu, di mana pasokan air kini berada pada titik kritis, demikian dikutip laman Iran Internasional.

Daftar isi
  • Manajemen Air dan Ancaman Evakuasi
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

“Sekalipun kita melakukan penjatahan dan hujan tetap tidak turun, kita tidak akan punya air sama sekali. Mereka (warga) harus mengungsi dari Teheran, ” menurut laporan kata Pezeshkian dikutip Reuters, 12 November 2025.

Beberapa bendungan utama yang memasok air ke Teheran kini berada dalam kondisi kritis. Dalam laporan oleh Reuters disebutkan bahwa kekeringan parah telah menyebabkan keran air mulai mengering, dan kota — dengan lebih dari 10 juta penduduk — dianggap “mungkin segera tak layak huni.”

Menurut artikel di Scientific American, krisis ini bukan semata-mata akibat perubahan iklim, tapi juga dipicu oleh “kesalahan manusia selama puluhan tahun,” termasuk eksploitasi air tanah berlebihan dan inefisiensi dalam manajemen sumber daya air.

Manajemen Air dan Ancaman Evakuasi

Para pakar menyebut bahwa pembangunan bendungan tanpa kajian lingkungan, pengeboran sumur ilegal, serta praktik pertanian yang boros air berkontribusi besar terhadap krisis ini.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Situasi menjadi lebih genting bagi warga biasa. Sejumlah dam telah mencapai kapasitas yang sangat rendah — hal ini membuat suplai air menjadi tidak dapat diandalkan.

Pemerintah telah mulai menerapkan kebijakan rasionalisasi air dan pengurangan tekanan air di jaringan pasokan — namun langkah ini dinilai belum cukup untuk mencegah potensi kekeringan total.

Pezeshkian sendiri memperingatkan bahwa jika hujan tidak segera turun, evakuasi penduduk Teheran bisa menjadi opsi yang dipertimbangkan.

Kondisi ini menunjukkan krisis air di Teheran sudah berada pada titik kritis — kombinasi antara cuaca ekstrem, kekeringan berkepanjangan, dan manajemen air yang buruk telah memaksa pemerintah mempertimbangkan langkah drastis seperti pemindahan ibu kota.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ibu Kotairankrisis airTeheran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jakarta Dinobatkan PBB sebagai Ibu Kota Terpadat di Dunia dengan 42 Juta Penduduk
Tulisan selanjutnya Mulai 2026, Malaysia Larang Penggunaan Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?