Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Produk Sereal di Seluruh Eropa Tercemar Bahan Kimia Abadi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Desember 2025 19:20 7:20 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Desember 2025 19:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Zat beracun “bahan kimia abadi” (forever chemical) dalam kadar tinggi ditemukan di dalam produk-produk sereal di seluruh Eropa disebabkan adanya jejak pestisida.

Produk yang paling terkontaminasi adalah sereal sarapan, menurut sebuah studi yang dilakukan Pesticide Action Network Europe (PAN), demgan konsentrasi rata-rata 100 kali lebih tinggi dari cemaran bahan kimia di dalam air kran.

Hasil studi itu menemukan jejak trifluoroacetic acid (TFA) – zat kimia yang dihasilkan ketika pestisida mengandung bahan-bahan kimia Pfas terurai di tanah – pada sereal sarapan, permen populer, pasta, roti croissant, roti gandum dan roti tawar, serta tepung, lansir The Guardian Kamis (4/12/2025).

Per- and polyfluoroalkyl substances, yang lebih dikenal dengan singkatan Pfas, merupakan sekelompok zat kimia yang dipergunakan dalam proses manufaktur dan ditambahkan ke dalam produk yang dikonsumsi masyarakat sejak tahun 1950-an.

Zat-zat kimia beracun itu juga dikenal sebagi “forever chemicals” atau “zat kimia abadi”. Pasalnya, butuh waktu ratusan tahun atau bahkan ribuan tahun supaya bisa terurai di alam setelah produk yang menggunakan bahan kimia itu dibuang. Artinya, apabila masuk ke dalam tanah atau air, maka zat berbahaya itu akan tetap ada selama berabad-abad. Dampaknya bagi kesehatan manusia contohnya terlihat pada kasus penyakit kanker.

Baca Juga

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

TFA sifatnya reprotoxic, artinya membahayakan fungsi reproduksi manusia, tingkat kesuburan, serta mengganggu pertumbuhan janin. Hasil penelitian zat-zat berbahaya itu juga merusak fungsi tiroid, hati dan kekebalan tubuh manusia.

Studi itu menganalisis 65 produk sereal konvensional yang dibeli di 16 negara Eropa. Hasil pemeriksaan menunjukkan TFA terdeteksi pada 81,5% sampel (53 dari 63 sampel). Produk gandum secara signifikan lebih terkontaminasi dibandingkan produk berbasis serealia lainnya.

Hasil studi sebelumnya melaporkan adanya jejak TFA pada produk minuman anggur (wine) dan sebagian air kran.

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Separuh Orang Eropa Melihat Donald Trump Sebagai Musuh
Tulisan selanjutnya Kolaborasi Dompet Dhuafa dan Chubb Life Indonesia Wujudkan Sekolah Sehat dan Literasi Keuangan Kolaborasi Dompet Dhuafa dan Chubb Life Indonesia Wujudkan Sekolah Sehat dan Literasi Keuangan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Berita
31 Agustus 2026 22:46
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

3 September 2026 10:23
Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

3 September 2026 09:53
Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

2 September 2026 21:40
Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

2 September 2026 20:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?