Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Berpakaian Karakter Peaky Blinders Empat Pria Afghanistan Kena Wajib Lapor

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Desember 2025 13:20 1:20 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Desember 2025 13:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Empat pria Afghanistan dikenai wajib lapor ke departemen amar ma’ruf nahi munkar karena berpakaian seperti karakter dalam serial film televisi Peaky Blinders.

Empat sekawan itu diperingatkan bahwa pakaian tersebut bertentangan dengan nilai-nilai bangsa Afghanistan dan Islam, kata seorang juru bicara Taliban kepada BBC, seraya menambahkan bahwa nilai-nilai yang ditunjukkan dalam cerita gengster Peaky Blinders bertentangan dengan budaya Afghanistan.

Dalam sejumlah video yang beredar secara daring, keempat pria muda tersebut – yang saat ini sudah dilepaskan dari tahanan – tampak mengenakan setelan pakaian ala Barat lengkap dengan topi mirip dengan kostum yang dipakai dalam serial televisi yang berlatar belakang kehidupan di England, Inggris, usai Perang Dunia Pertama.

“Celana jeans masih bisa diterima, tetapi nilai-nilai yang ditunjukkan dalam serial Peaky Blinders bertentangan dengan budaya Afghanistan,” kata Saiful Islam Khyber, seorang juru bicara Taliban di departemen amar ma’ruf nahi munkar wilayah kota Herat kepada BBC.

Keempat pria itu, semua berusia awal 20-an, berasal dari kota Jibrail di Provinsi Herat. Mereka dikenai wajib lapor ke kantor “kepolisian moral” pada hari Ahad (7/12/2025), dan menjalani pemeriksaan di Herat keesokan harinya.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

“Mereka mempromosikan budaya asing dan meniru aktor film di Herat,” tulis Khyber di media sosial, dan menambahkan bahwa para pemuda itu sudah menjalani “program rehabilitasi”, lansir BBC Rabu (10/12/2025).

“Kami memiliki nilai-nilai agama dan budaya kami sendiri, dan khususnya untuk pakaian, kami memiliki gaya tradisional tertentu,” katanya.

Dalam video yang dirilis oleh kementerian setelah mereka diinterogasi, tampak para pemuda itu berterima kasih kepada petugas atas saran mereka dan mengatakan bahwa mereka tidak menyadari kalau melanggar hukum.

“Saya tanpa sengaja membagikan konten yang bertentangan dengan Syariah dan mendapatkan banyak penonton,” kata salah satu dari keempat pemuda itu, serta mengatakan tidak akan melakukan perbuatan serupa setelah mendapatkan nasihat dari petugas.

Dalam wawancara dengan kanal YouTube Herat-Mic, yang diunggah pada akhir November sebelum mereka dipanggil aparat, empat sekawan itu mengaku mengagumi kostum yang dipakai oleh karakter dalam serial televisi Inggris tersebut, dan mereka mendapatkan respon positif dari warga lokal.

“Awalnya kami ragu-ragu, tetapi begitu keluar, orang-orang menyukai gaya kami, menyapa kami di jalan dan meminta berfoto bersama,” kata salah satu pemuda itu, menurut terjemahan wawancara yang dibuat oleh CBS News, mitra BBC di Amerika Serikat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Asyiknya Melancong Sejarah, Mengulas Jejak Hamka & Palestina di Jakarta Asyiknya Melancong Sejarah, Mengulas Jejak Hamka & Palestina di Jakarta
Tulisan selanjutnya Lebih dari 50 Persen Desa di Aceh Terdampak Banjir dan Longsor DPR RI Desak Penetapan Status Bencana Nasional untuk Percepat Tanggap Darurat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?