Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tiga Orang Afghanistan Mati Kedinginan Ketika Berusaha Masuk Iran secara Ilegal

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Desember 2025 10:38 10:38 am
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Desember 2025 10:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Tiga orang Afghanistan meninggal dunia akibat paparan suhu udara dingin di Provinsi Herat saat berusaha memasuki wilayah Iran secara ilegal, kata seorang pejabat militer setempat hari Sabtu (20/12/2025).

“Tiga orang yang bermaksud menyeberangi perbatasan Iran-Afghanistan meninggal dunia disebabkan hawa dingin,” kata seorang perwira militer setempat kepada AFP dengan syarat identitasnya tidak diungkap.

Seorang gembala juga ditemukan tewas di daerah pegunungan Kohsan akibat kedinginan, imbuhnya.

Ketiganya merupakan bagian dari sekelompok orang yang berusaha menyeberang ke Iran pada hari Rabu tetapi upaya mereka ketahuan oleh petugas penjaga perbatasan Afghanistan.

“Upaya pencarian dilakukan pada Rabu malam, tetapi mayat mereka baru ditemukan pada hari Kamis,” kata perwira itu.

Baca Juga

Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Lebih dari 1,8 juta pengungsi Afghanistan dipaksa pulang ke tanah airnya oleh otoritas Iran selama periode Januari sampai November 2025, menurut data the United Nations refugee agency (UNHCR), yang mengatakan bahwa sebagian besar dipaksa untuk pergi.

Pekan ini, Amnesty International menyeru kepada negara-negara supaya tidak memaksa pengungsi Afghanistan pulang karena negeri asal mereka masih belum aman.

Akibat konflik bersenjata dan perang berkepanjangan, serta gempa dan bencana alam lain, Afghanistan mengalami kesulitan ekonomi yang sangat parah.

Tidak hanya itu, Afghanistan masih dijatuhi banyak sanksi internasional terutama karena pemerintahan Taliban melakukan diskriminasi gender terhadap kaum hawa.

Lebih dari 17 juta orang di negara itu mengalami kesulitan pangan akut, kata UN World Food Program hari Selasa (16/12/2025).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sejumlah Pria Toronto Didakwa Teror karena Menarget Yahudi dan Wanita
Tulisan selanjutnya Imran Khan dan Istri Dihukum Penjara 17 Tahun dalam Dakwaan Korupsi Jam Tangan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

21 Juli 2026 18:02
Berita

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

21 Juli 2026 14:37
Berita

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

21 Juli 2026 10:00
senjata israel
Berita

Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

21 Juli 2026 06:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?