Hidayatullah.com – Pemerintah Suriah pada Ahad menangkap seorang anggota “sel teroris” di Latakia. Individu tersebut ditangkap atas tuduhan menjadi bagian dari milisi pendukung Assad, “Saraya al Jawad” yang berafiliasi dengan Suheil al Hassan.
Beberapa senjata dan amunisi yang disembunyikan di berbagai lokasi disita, tambah Kementerian Dalam Negeri.
Suheil al Hassan adalah seorang komandan di angkatan darat rezim Assad dan dikenal luas sebagai salah satu tokoh yang paling terkait dengan penindasan terhadap warga Suriah selama tahun-tahun revolusi, antara 2011 dan 2024.
Ia juga dianggap memiliki peran penting dalam penerapan kebijakan rezim untuk menekan protes rakyat secara brutal, termasuk penggunaan bom barel.
Kementerian menjelaskan bahwa penangkapan terbaru merupakan bagian dari operasi keamanan yang dilakukan oleh Komando Keamanan Internal di Provinsi Latakia pada hari Rabu.
Perang Melawan Terorisme
Pada Rabu, otoritas Suriah mengumumkan menyita alat peledak rakitan dan sejumlah senjata api selama operasi keamanan yang menargetkan sel “Saraya al-Jawad”, selain penangkapan satu anggota sel dan netralisasi tiga lainnya.
Pemerintahan Suriah baru berupaya memperketat kondisi keamanan di seluruh negeri dan mengejar sisa-sisa rezim sebelumnya yang dituduh memicu kerusuhan keamanan.
Bashar al Assad, pemimpin Suriah selama hampir 25 tahun, melarikan diri ke Rusia, mengakhiri rezim Partai Baath, yang telah berkuasa sejak 1963.
Pemerintahan transisi baru yang dipimpin oleh Presiden Ahmad al Sharaa dibentuk pada bulan Januari.*




