Hidayatullah.com – Status diplomatik Palestina di Inggris menjadi sempurna setelah peresmian Kedutaan Besar di London pada Senin (05/01/2026). Hal ini menjadikan “Misi Palestina untuk Inggris”, meningkat menjadi “Kedutaan Besar Negara Palestina.
Melansir Anadolu, Duta Besar Palestina untuk Inggris Husam Zomlot meresmikan kedutaan tersebut dengan membuka plakat resmi.
Inggris secara resmi mengakui negara Palestina pada bulan September dan bendera Palestina dikibarkan di atas misi di London Barat.
Dalam pidatonya kepada para pejabat senior Inggris, Dubes yang juga perwakilan komunitas Palestina mewakili presiden Palestina dan rakyatnya, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Inggris dan rakyatnya. Dia menegaskan bahwa peresmian ini adalah hasil dari perjuangan selama seabad.
“Ini adalah hari harapan, hari keteguhan, dan hari yang mengingatkan dunia bahwa perdamaian tidak hanya mungkin, tetapi juga tak terhindarkan, ketika berakar pada keadilan, martabat, dan kesetaraan,” kata Zomlot.
Duta Besar tersebut menyebut peresmian itu sebagai pengakuan atas hak tak teralienable rakyat Palestina untuk berdaulat dan memiliki negara serta kesetaraan di antara bangsa-bangsa.
“Kedutaan ini merupakan bukti bahwa identitas kami tidak dapat disangkal, keberadaan kami tidak dapat dihapus, dan hidup kami tidak dapat diremehkan,” tambahnya.
Bagi suatu bangsa yang telah ditolak hak penentuan nasib sendiri selama lebih dari satu abad, ini adalah “momen monumental,” kata duta besar tersebut.
“Hari ini, komunitas Palestina di Inggris memiliki rumah kedua – sepotong Palestina di tanah Inggris,” katanya, menegaskan kembali komitmen Palestina terhadap perdamaian yang adil dan abadi berdasarkan hukum internasional, pengakhiran pendudukan Israel, dan pemenuhan hak-hak pengungsi Palestina.*




