Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Amerika Serikat Hengkang dari Organisasi Pencegahan Ekstremisme

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Januari 2026 11:04 11:04 am
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Januari 2026 11:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebuah organisasi global yang dibentuk khusus untuk mencegah ekstremisme kekerasan mengatakan bahw Amerika Serikat sudah melakukan kesalahan dengan menarik dukungannya, sementara risiko serangan militan meningkat di Timur Tengah dan di kawasan Sahel Afrika.

Global Community Engagement and Resilience Fund, yang giat membuat program pencegahan ekstremisme di puluhan negara yang dianggap rentan, disebut dalam nota Gedung Putih hari Rabu (7/1/2026) yang mengumumkan penarikan Amerika Serikat dari 35 badan internasional dan 31 organisasi di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa yang dianggap tidak sejalan dengan kepentingan AS.

Dr. Khalid Koser, pimpinan GCERF yang berbasis di Swiss, mengatakan keputusan AS itu mengejutkan tanpa ada penjelasan apapun dan mencerminkan perubahan ideologi besar AS di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump.

“Menurut saya menghilangkan bagian mendasar dari pencegahan itu adalah sebuah kesalahan. Namun , saya menduga pemerintahan ini tidak percaya pada pencegahan,” kata Koser kepada Reuters tentang sikap kebijakan pemerintahan Trump.

Amerika Serikat ikut merancang pembuatan program GCERF di wilayah tumur laut Suriah yang mengintegrasikan kembali keluarga dari bekas militan ISIS.Koser mengatakan bahwa sementara kerja GCERF akan terus berlangsung, organisasi itu kehilangan pemain besarnya di AS, dan bahwa agenda GCERF masih relevan dengan kepentingan nasional negara itu.

Baca Juga

Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Menyusul penghentian pendanaan berbagai organisasi internasional oleh Washington tahun lalu, GCERF mengatakan sekarang pihaknya menanggung beban finansial sendiri.

Berdasarkan kebijakan “America First” yang dicanangkan Presiden Trump, Gedung Putih juga mengumumkan hengkangnya AS dari Global Counterterrorism Forum yang beranggotakan 30 negara.

The 2025 Global Terrorism Index yang dirilis Institute for Economics and Peace menunjukkan jumlah negara yang mengalami serangan teroris naik dari ‌58 menjadi 66 pada tahun 2024, menyurutkan kemajuan hampir satu dekade.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gunungan Sampah di Filipina Runtuh Puluhan Orang Hilang
Tulisan selanjutnya Garda Revolusi Tangkap Orang Asing Terduga Mata-mata Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Berita
20 Juli 2026 11:05
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

21 Juli 2026 18:02
Berita

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

21 Juli 2026 14:37
Berita

Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

21 Juli 2026 08:51
senjata israel
Berita

Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

21 Juli 2026 06:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?