Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Australia Batalkan Visa Influencer Israel yang Kampanye Anti-Islam

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Januari 2026 17:46 5:46 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Januari 2026 17:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Australia membatalkan visa seorang influencer Israel yang mengkampanyekan pesan anti-Islam, mengatakan bahwa negaranya tidak menerima kedatangan pengunjung yang akan menyebarkan kebencian.

Sammy Yahood, yang di media sosial kerap mengatakan bahwa Islam adalah “ideologi menjijikan”, hari Senin (26/1/2026) mengatakan bahwa visanya dibatalkan sebelum dia terbang dari Israel.

Namun Yahood tetap terbang ke Abu Dhabi, tetapi dia dilarang naik pesawat lanjutan untuk menuju Australia.

“Ini adalah sebuah kisah tentang tirani, penyensoran dan kontrol,” tulisnya di platform X.

Menteri Dalam Negeri Tony Burke dalam sebuah pernyataan hari Selasa (27/1/2026) kepada AFP mengatakan bahwa orang-orang yang ingin mengunjungi Australia harus mengajukan permohonan visa yang sesuai dan datang dengan alasan yang benar.

Baca Juga

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

“Menyebarkan kebencian bukanlah alasan yang baik untuk datang,” ujarnya.

Australia memperketat UU anti-kebencian bulan ini menyusul insiden penembakan massal 14 Desember dalam acara perayaan Hanukkah di Pantai Bondi yang menewaskan 15 orang.

Visa Yahood dikabarkan dibatalkan dengan UU yang sama yang di masa lalu dipakai untuk menolak visa orang-orang yang menyebarkan kebencian terhadap suatu kelompok atau kaum.

Australian Jewish Association, yang mengundang Yahood untuk berbicara di acara mereka, “mengecam keras” memgecam kebijakan pemerintahan PM Anthony Albanese tersebut.

Mereka mengkritik pembatalan visa untuk sejumlah orang Yahudi lain, termasuk politisi kanan-jauh Simcha Rothman yang diblokir tahun lalu.

“… Terlepas dari kengerian pembantaian Bondi dan permintaan maaf pemerintah yang terlambat, Pemerintah Albanese tidak berubah dan tidak pernah tulus,” kata pimpinan eksekutif asosiasi itu Robert Gregory dalam sebuah pernyataan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Azerbaijan Tangkap 3 Pria Terkait Rencana Serangan ke Kedutaan Asing atas Nama ISIS-K
Tulisan selanjutnya Video Stabilizer dan Ubah Background Foto sebagai Solusi Konten Visual Modern

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Berita
2 September 2026 20:16
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

3 September 2026 09:53
Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

2 September 2026 21:40
Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

2 September 2026 20:21
Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

2 September 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?