Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Austria Usulkan Larangan Media Sosial bagi Anak di Bawah 14 Tahun

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 28 Januari 2026 19:02 7:02 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 28 Januari 2026 19:02
Bagikan
anak dan gadget
Bagikan

Hidayatullah.com – Pemerintah Austria Pemerintah Austria berencana untuk melarang anak-anak di bawah usia 14 tahun menggunakan platform media sosial. Upaya Austria ini menyusul negara-negara lain yang telah memperketat peraturan terhadap anak di bawah umur.

Daftar isi
  • Mencari model aturan yang efektif
  • Perlindungan anak di dunia maya
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Hal tersebut diumumkan Sekretaris Negara untuk Urusan Digital Austria Alexander Proll, seperti yang dilaporkan Yeni Safak pada Rabu (28/01/2026). Proll menyebut pihaknya ingin larangan tersebut segera berlaku pada awal tahun ajaran mendatang.

Mencari model aturan yang efektif

Proll mengatakan bahwa para ahli dan akademisi saat ini sedang meneliti solusi teknis agar larangan itu bisa diterapkan secara efektif. Pihaknya mempertimbangkan mengikuti peraturan verifikasi usia yang dimiliki Australia.

Sistem ini mengharuskan pengguna untuk memberikan identifikasi resmi, dengan platform juga menggunakan teknologi pengenalan wajah dan suara serta analisis perilaku untuk mengkonfirmasi usia.

Namun, hal itu memicu perdebatan di dalam koalisi pemerintahan Austria tentang privasi data dan metodologi.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Meskipun larangan tersebut mendapat dukungan dari mitra koalisi—Partai Sosial Demokrat Austria (SPÖ) dan partai liberal NEOS—terdapat perbedaan pendapat tentang bagaimana melaksanakannya. Juru bicara media NEOS, Henrike Brandstotter, menyatakan keberatan tentang mengadopsi model Australia dengan privasi menjadi alasannya.

Sebaliknya, ia menyarankan untuk menunggu sistem identifikasi digital “eID” nasional Austria sendiri, yang dijadwalkan beroperasi pada tahun 2027. Batas usia yang diusulkan yaitu 14 tahun selaras dengan usia kapasitas hukum di Austria dan berada dalam rentang usia 13 hingga 16 tahun yang diizinkan oleh Peraturan Perlindungan Data Umum (GDPR) Uni Eropa untuk persetujuan pemrosesan data daring. Partai-partai oposisi memiliki reaksi yang beragam: Partai Kebebasan (FPÖ) sayap kanan mengkritik rencana tersebut sebagai pembatasan kebebasan, sementara Partai Hijau menganjurkan hukuman platform yang ketat.

Perlindungan anak di dunia maya

Langkah Austria ini merupakan bagian dari dorongan Eropa yang lebih luas untuk menetapkan perlindungan yang lebih jelas bagi anak-anak di dunia maya. Partai SPÖ menyerukan pelarangan nasional jika solusi di seluruh benua tidak disepakati pada akhir tahun 2025.

Di tingkat Uni Eropa, Parlemen Eropa sebelumnya telah menganjurkan usia minimum 13 tahun untuk akses media sosial dan chatbot AI dan mendesak Komisi Eropa untuk menetapkan batasan usia yang mengikat pada akhir tahun 2026.

Tren ini juga terlihat di negara tetangga, Prancis, di mana Majelis Nasional baru-baru ini menyetujui rancangan undang-undang untuk melarang media sosial bagi anak-anak di bawah usia 15 tahun, dengan target implementasi penuh pada tahun 2027.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakAustriamedia sosial
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Panduan Lengkap Menggabungkan Foto dan Ganti Latar Belakang Foto dengan Mudah dan Cepat
Tulisan selanjutnya Panduan Terbaru Edit Foto Digital 2026: Cara Ganti Latar Belakang Foto dan Gabung 2 Foto Jadi 1 Secara Natural

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Berita
13 Juli 2026 06:04
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?