Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kelompok Pro-Palestina Australia Siap Sambut Presiden Israel dengan Demo Besar-Besaran

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 9 Februari 2026 12:57 12:57 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 9 Februari 2026 15:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Kelompok pro-Palestina Palestine Action Group berencana menggelar demonstrasi di seluruh Australia menentang kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog. Mereka bersikukuh melakukan aksi protes itu meski pemerintah memberlakukan pembatasan.

Herzog dijadwalkan mengunjungi Sydney pada hari Senin untuk menghormati para korban serangan Pantai Bondi pada bulan Desember, yang menewaskan 15 orang dalam perayaan Hanukkah, penembakan massal terburuk di Australia dalam beberapa dekade.

Merespon insiden tersebut, negara bagian New South Wales, tempat Sydney berada, mengesahkan undang-undang yang memungkinkan polisi untuk membatasi protes publik hingga tiga bulan. Pihak berwenang telah menggunakan wewenang ini di beberapa bagian pusat Sydney selama kunjungan Herzog.

Penyelenggara demo mengatakan mereka berencana untuk berjalan kaki dari Balai Kota ke Jalan Macquarie meskipun rute tersebut berada di dalam zona pembatasan karena pemerintah negara bagian mendesak mereka untuk memilih lokasi yang berbeda.

Aksi demonstrasi serupa direncanakan pada hari Senin di kota-kota Australia lainnya, termasuk Perth, Melbourne, dan ibu kota, Canberra.

Baca Juga

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Jaringan Advokasi Australia-Palestina (APAN), sebuah koalisi nasional untuk hak asasi manusia Palestina, mengatakan bahwa presiden Israel tidak seharusnya disambut dan dia harus dimintai pertanggungjawabannya.

“Isaac Herzog bukanlah tamu kehormatan. Ia adalah kepala negara dari pemerintahan yang melakukan genosida di Gaza, menegakkan pendudukan, dan mempertahankan apartheid terhadap warga Palestina. Retorikanya dikutip oleh Mahkamah Internasional dalam menilai risiko genosida,” tulis APAN di X.

Kelompok hak asasi manusia Amnesty International cabang Australia juga mendesak masyarakat untuk turun ke jalan pada hari Senin ketika Herzog tiba, dengan alasan perannya dalam perang genosida Israel di Gaza.

“Presiden Herzog telah menyebabkan penderitaan yang luar biasa bagi warga Palestina di Gaza selama lebih dari dua tahun – secara terang-terangan dan tanpa hukuman sama sekali,” kata Amnesty International Australia.

Menurut lembaga HAM tersebut, menyambut Herzog sebagai tamu resmi merusak komitmen Australia terhadap keadilan.

Minggu lalu, koalisi kelompok masyarakat sipil mengajukan pengaduan hukum yang mendesak pihak berwenang untuk menolak visa Herzog dan membuka penyelidikan kriminal berdasarkan hukum Australia.

Pengacara hak asasi manusia Australia, Chris Sidoti, anggota komisi penyelidikan PBB tentang pelanggaran hak asasi manusia di Israel dan wilayah Palestina, menyerukan penangkapan Herzog. Namun, Kepolisian Federal Australia menolak hal itu dengan alasan bahwa presiden Israel tersebut memiliki “kekebalan penuh” dalam masalah perdata dan pidana, termasuk genosida.

Namun, para aktivis mengatakan bahwa pemimpin Israel tersebut, yang menurut komisi penyelidikan PBB bertanggung jawab atas hasutan genosida terhadap warga Palestina, seharusnya tidak kebal terhadap protes.

Pada bulan September, Komisi Penyelidikan Internasional Independen PBB menemukan bahwa Herzog “menghasut terjadinya genosida” dengan mengatakan bahwa semua warga Palestina – “seluruh bangsa” – bertanggung jawab atas serangan yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober 2023 di Israel selatan.

Sejak serangan tersebut, perang genopsida Israel di Gaza telah membunuh lebih dari 71.000 warga Palestina dengan puluhan ribu jenazah diyakini masih terjebak di bawah reruntuhan dan belum terhitung.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Australiademonstrasi pro-palestinaIsaac HerzogPresiden Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wanita Bangladesh Meninggal karena Virus Nipah
Tulisan selanjutnya Ribuan Orang Memprotes Kedatangan Presiden Israel Isaac Herzog di Australia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

4 Juni 2026 10:00
Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

4 Juni 2026 09:00
Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?