Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Wanita Bangladesh Meninggal karena Virus Nipah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Februari 2026 14:30 2:30 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Februari 2026 14:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang wanita di bagian utara Bangladesh meninggal dunia bulan lalu setelah terinfeksi virus mematikan Nipah, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Wanita tersebut, berusia antara 40 dan 50 tahun, menunjukkan gejala ko sisten dengan infeksi virus Nipah pada 21 Januari, seperti demam dan sakit kepala diikuti dengan keluar banyak ludah, disorientasi serta kejang-kejang, kata WHO hari Jumat (6/2/2026) seperti dilansir Independent.

Wanita itu menghembuskan napas terakhir sepekan kemudian dan dikonfirmasi terinfeksi virus Nipah sehari setelahnya, menurut pihak berwenang.

Dia tidak memiliki riwayat perjalanan tetapi mengkonsumsi air nira mentah. Semua 35 orang yang kontak dengannya saat ini sedang dipantau dan sudah dites negatif virus Nipah, dan sampai saat ini belum ada kasus lain yang terdeteksi, kata WHO.

Kasus Nipah di Bangladesh ini menyusul kasus yang ditemukan di India. Negara tetangga itu bulan lalu mengatakan sekitar 200 orang dikarantina setelah sedikitnya dua kasus Nipah ditemukan di negara bagian Bengal Barat yang berbatasan dengan Bangladesh.

Baca Juga

Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Virus Nipah sampai sekarang belum ada vaksin atau obatnya dan dianggap sebagai patogen berisiko tinggi oleh WHO. Para pakar mengatakan penularan antarmanusia sangat jarang dan biasanya terjadi ketika virus tertumpah dari kelelawar yang seringkali mencemari buah-buahan.

Sebanyak 75 persen bisa berujung fatal, tetapi tidak menular dari manusia ke manusia lain. Penyintasnya kemungkinan mengalami dalapak neurologis jangka panjang seperti sering kejang-kejang atau perubahan pada kepribadian, menurut UK Health Security Agency.

Dalam kasus yang jarang terjadi, ensefalitis dilaporkan kambuh berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun setelah infeksi awal, baik karena kekambuhan atau reaktivasi virus.

WHO pada hari Jumat mengatakan bahwa risiko penyebaran penyakit saat ini masih tergolong rendah dan bahwa mereka tidak merekomendasikan pembatasan perjalanan atau perdagangan berdasarkan berdasarkan situasi dan kondisi saat ini.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Belanda Denda Sepuluh Kotamadya Rp 4,2 Miliar Karena “Memata-Matai” Warga Muslim 
Tulisan selanjutnya Kelompok Pro-Palestina Australia Siap Sambut Presiden Israel dengan Demo Besar-Besaran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

4 Juni 2026 11:00
Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

4 Juni 2026 10:00
Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

4 Juni 2026 09:00
Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?