Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Antara Akidah dan Geopolitik: Seruan Bijak Menyikapi Konflik Amerika-Israel dan Iran

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Maret 2026 22:19 10:19 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Maret 2026 22:19
Bagikan
Ustadz Bachtiar Nasir (UBN) menyampaikan pernyataan tegasnya di sebuah masjid tentang serangan bom di tiga gereja di Surabaya, Ahad (13/05/2018).
Bagikan

Ketua Umum DPP Jalinan Alumni Timur Tengah Indonesia (JATTI), KH Bachtiar Nasir, mengajak umat Islam Indonesia untuk menyikapi serangan Israel terhadap Iran secara proporsional. Ia menekankan pentingnya membedakan antara persoalan akidah Sunni–Syiah dengan prinsip keadilan dalam konteks hubungan internasional.

Menurutnya, kegelisahan sebagian umat terkait perbedaan teologis antara Sunni dan Syiah merupakan hal yang dapat dipahami. Namun, dalam konteks konflik yang terjadi, umat diminta tidak mencampuradukkan ranah akidah dengan persoalan muamalah politik global.

“Dalam ranah akidah, posisi Ahlussunnah wal Jama’ah sudah jelas dan tidak perlu diperdebatkan kembali. Batas-batas teologis tetap kita jaga,” ujar Bachtiar melalui keterangan persnya kepada Hidayatullah, Senin (02/03/2026).
Ia menegaskan, dalam konteks serangan Israel terhadap Iran, yang sedang kita hadapi bukan perdebatan teologi, melainkan persoalan kezaliman dan dinamika politik internasional.

Menurutnya menolak agresi terhadap suatu negara tidak otomatis berarti menyetujui seluruh doktrin teologis negara tersebut. Dalam ajaran Islam, lanjutnya, prinsip membela pihak yang dizalimi berlaku universal, tanpa memandang latar belakang suku maupun perbedaan mazhab.

Lebih lanjut, pendiri AQL ini juga menilai konflik ini perlu dilihat dalam bingkai geopolitik kawasan. Ia menyebut Iran sebagai salah satu aktor regional yang selama ini secara terbuka menyatakan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina, termasuk isu Al-Quds dan Gaza.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Karena itu, serangan terhadap Iran dinilai memiliki implikasi lebih luas terhadap peta dukungan di kawasan, khususnya terkait perjuangan Palestina. “Menyikapi konflik ini tidak cukup hanya dengan pendekatan mazhab, tetapi juga dengan membaca dampaknya terhadap stabilitas kawasan dan perjuangan rakyat Palestina,” katanya.
Hindari Polarisasi

Lebih lanjut, ia mengingatkan agar umat Islam Indonesia tidak terjebak pada polarisasi internal yang berlebihan. Menurutnya, sejarah menunjukkan bahwa perpecahan internal kerap melemahkan posisi umat dalam menghadapi tantangan eksternal.

“Polarisasi Sunni–Syiah yang dipertajam justru berpotensi mengalihkan perhatian dari isu kemanusiaan dan keadilan yang lebih mendesak,” ujarnya.

Ia menegaskan, sikap yang bijak adalah tetap menjaga prinsip akidah masing-masing, sembari konsisten terhadap nilai keadilan dan kemanusiaan universal. Dengan demikian, umat Islam Indonesia dapat memandang konflik tersebut sebagai konflik antarnegara dalam tataran politik internasional, namun tetap menyadari implikasinya terhadap stabilitas kawasan dan solidaritas dunia Islam.

“Akidah tetap pada tempatnya. Namun dalam menghadapi ketidakadilan dan agresi, diperlukan kedewasaan untuk membedakan antara perbedaan teologis dan sikap terhadap prinsip keadilan serta kedaulatan,” pungkasnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Wartawan: Azim Arrasyid
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AS Israel Serang IranisraelJATTITimur TengahUBNUstadz Bachtiar Nasir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kecenderungan Beragama Generasi Z Meningkat, Ini Temuan Peneliti
Tulisan selanjutnya MUI: Serangan Israel-AS ke Iran Rusak Perdamaian Dunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?