Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026

Ahmad
Terakhir diupdate: 19 Maret 2026 20:24 8:24 pm
Ahmad
Dipublikasikan 19 Maret 2026 20:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Pemerintah Indonesia menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri 2026 jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan itu diumumkan Menteri Agama Nasaruddin Umar usai sidang isbat yang digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2026).

“Disepakati bahwa 1 syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Sabtu 21 Maret 2026,” kata Menag saat konferensi pers 1 Syawal 1447 H.

Penetapan tersebut didasarkan pada mekanisme pemerintah yang memadukan hisab atau perhitungan astronomi dengan rukyatul hilal dari berbagai titik pemantauan di Indonesia.

Kementerian Agama sebelumnya menyatakan sidang isbat 1 Syawal 1447 H digelar setelah menerima laporan hasil rukyat dari seluruh daerah.

Sebelum sidang isbat, Tim Rukyatul Hilal Kementerian Agama memaparkan bahwa posisi hilal pada Kamis (19/3/2026) belum sepenuhnya memenuhi kriteria MABIMS. Anggota Tim Rukyatul Hilal Kemenag Cecep Nurwendaya menjelaskan, meski ketinggian hilal di wilayah paling barat Indonesia, yakni Aceh, telah mencapai ambang minimum 3 derajat, elongasinya belum memenuhi syarat minimal 6,4 derajat.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Menurut Cecep, kriteria baru MABIMS mensyaratkan dua parameter dipenuhi sekaligus, yaitu tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat. “Kalau hilal itu sudah di atas 6,4 derajat memungkinkan hilal itu memasuki kriteria visibilitasnya,” kata Cecep dalam seminar sidang isbat di Kantor Kemenag, Jakarta, seperti dikutip ANTARA.

Ia juga menjelaskan bahwa semakin rendah posisi hilal, cahaya senja akan semakin mengaburkan cahaya hilal yang lemah.

Paparan astronomi itu menjadi bagian dari bahan pertimbangan sidang isbat. Namun keputusan akhir pemerintah tetap ditentukan setelah menggabungkan hasil hisab dan laporan pemantauan hilal dari berbagai lokasi rukyat. Sebelum pelaksanaan sidang, Kementerian Agama menyebut pemantauan hilal Idul Fitri dilakukan di 117 titik di seluruh Indonesia.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:1 Syawal 1447 HHari Raya Idul FitriHeadlinehisabIdul Ftrirukyatul hilal
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Fatwa Syeikh Ikrimah Sabri: Sholat Id Sedekat Mungkin dengan Masjidil Aqsha
Tulisan selanjutnya AS Minim Dukungan: Eropa hingga Negara Teluk Kompak Jaga Jarak Konflik dengan Iran 

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?