Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Swedia Danai 400 Sekolah di Gaza Lewat Bantuan Senilai 1,2 Miliar Dolar

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 25 Maret 2026 17:50 5:50 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 25 Maret 2026 18:00
Bagikan
Seorang siswa Palestina di Jalur Gaza mengais buku dari sekolah yang hancur
Bagikan

Hidayatullah.com – Pemerintah Swedia menjanjikan bantuan kemanusiaan sebesar 1,2 miliar SEK (sekitar $132 juta) untuk anak-anak di Jalur Gaza melalui UNICEF. Bantuan ini akan menjadi donasi terbesar dalam sejarah Swedia.

Pemerintah Swedia akan menyediakan 400 juta SEK (sekitar $44 juta), sementara Yayasan Akelius, yang didirikan oleh miliarder Roger Akelius, akan menyumbangkan 800 juta SEK (sekitar $88 juta).

Kerstin Engström, ketua yayasan, mengatakan pendanaan tersebut akan mendukung upaya pendidikan skala besar di Gaza. Ia menjelaskan bahwa membangun dan mengoperasikan sekolah untuk 250 siswa, termasuk guru dan makanan selama lima tahun, membutuhkan biaya beberapa juta kronor tergantung pada apakah menggunakan tenda atau bangunan permanen. Ia menambahkan bahwa yayasan tersebut berencana untuk mendanai sekitar 400 sekolah.

Akelius Foundation adalah yayasan amal yang didirikan oleh Roger Akelius pada tahun 2007, berdomisili di Siprus, dan merupakan pemilik 100% saham perusahaan real estat Akelius Residential Property AB.

Yayasan ini berfokus pada donasi pendidikan, bantuan kemanusiaan, dan mendukung anak-anak pengungsi/rentan, sering kali melalui kemitraan dengan organisasi seperti UNICEF, UNHCR, dan SOS Children’s Villages

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Inisiatif ini bertujuan untuk mengatasi gangguan parah terhadap pendidikan di Gaza, yang diakibatkan oleh penjajah Israel. Sejauh ini Zionsi telah menghancurkan ratusan sekolah dan menyebabkan ribuan anak mengungsi.

Selain kontribusinya kepada UNICEF, pemerintah Swedia akan mengalokasikan 155 juta SEK lagi kepada badan-badan PBB lainnya yang bekerja di Gaza.

Para pejabat menggambarkan paket tersebut sebagai intervensi kemanusiaan besar yang berfokus pada anak-anak, pendidikan, dan layanan dasar.

Israel telah menghancurkan atau merusak hampir 90 persen sekolah di Jalur Gaza selama genosida, menyebabkan sistem pendidikan runtuh. Beberapa sekolah yang masih berdiri tidak lagi berfungsi sebagai tempat belajar. Sebaliknya, keluarga telah mengubahnya menjadi tempat penampungan yang penuh sesak karena pengungsian terus berlanjut di seluruh wilayah tersebut.

Sebuah laporan oleh Universitas Cambridge menggambarkan situasi tersebut sebagai “genosida pendidikan” yang disengaja. Laporan tersebut mengatakan bahwa kehancuran yang meluas telah membuat seluruh sistem pendidikan tidak berfungsi. Laporan tersebut mendokumentasikan pembunuhan ribuan siswa dan ratusan guru serta akademisi, menandai hilangnya satu generasi penuh kader pendidikan.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bantuan kemanusiaanbantuan untuk PalestinaswediaUNICEF
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kisah Jenaka Hari Raya (5) : Senjata Makan Tuan
Tulisan selanjutnya Remisi Idul Fitri, Afghanistan Bebaskan Warga Negara AS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

genosida bosnia
Berita

Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Berita
28 Agustus 2026 02:27
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?