Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Personel UNIFIL Asal Prancis Diserang, Presiden Macron Tuding Hizbullah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 April 2026 09:40 9:40 am
Ama Farah
Dipublikasikan 19 April 2026 09:39
Bagikan
Pasukan Penjaga Perdamaian PBB UNIFIL 2
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang tentara penjaga perdamaian asal Prancis yang ditugaskan di UNIFIL tewas dan tiga lainnya terluka setelah patroli pasukan Perserikatan Bangsa-Bangsa itu ditembaki di wilayah selatan Libanon, dalam serangan yang disebut para pejabat sebagai serangan disengaja.

United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) mengkonfirmasi bahwa seorang personelnya tewas dan tiga lainnya terluka – dua di antaranya serius – ketika mereka sedang berpatroli, lansir BBC Sabtu (18/4/2026).

Presiden Prancis Emmanuel Macron menyalahkan Hizbullah atas serangan itu. Sementara kelompok dukungan Iran itu membantah terlibat dalam serangan tersebut.

Insiden terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di bagian selatan Libanon, di mana personel UNIFIL menghadap risiko yang lebih tinggi sejak kembali pecah perang antara Hizbullah dan Israel pada 2 Maret.

Gencatan senjata 10 hari antara Israel dan Hizbullah berlaku mulai 16 April. Amerika Serikat, sekutu Zionis yang mengumumkan kesepakatan itu, mendesak Hizbullah untuk mematuhinya.

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

“Semua petunjuk mengarahkan bahwa yang bertanggung jawab atas serangan ini adalah Hizbullah,” kata Macron. “Prancis menuntut pihak berwenang Libanon segera menangkap para pelakunya dan memikul tanggung jawab mereka bersama dengan Unifil.”

Menteri Angkatan Bersenjata Prancis Catherine Vautrin mengatakan bahwa personel tersebut sedang menjalankan tugas membuka kembali akses ke sebuah posisi UNIFIL yang terputus akibat pertempuran belum lama ini ketika mereka tiba-tiba diserang oleh sekelompok orang bersenjata dari jarak sangat dekat.

Vautrin menambahkan bahwa personel yang tewas tersebut tertembak langsung oleh peluru yang berasal dari senjata api kecil dan sempat ditarik oleh rekan-rekannya, yang tidak berhasil menyelamatkannya.

UNIFIL mengatakan patroli tesebut sedang bertugas membersihkan jalan akses ke salah satu posisinya dari ranjau yang dipasang di sepanjang jalan di desa Ghanduriyah. Tim tersebut ditembaki oleh para pelaku yang digambarkan sebagai para aktor non-negara dan mengecam serangan yang disinyalir “disengaja” itu.

Angkatan Bersenjata Libanon mengatakan insiden itu menyusul baku tembak dengan sejumlah orang bersenjata, menambahkan bahwa pihaknya bekerja sama erat dengan UNIFIL selama “fase sensitif” di bagian selatan Libanon itu.

Presiden Libanon Joseph Aoun mengecam serangan itu dan mengatakan kepada Macron dalam pembicaraan lewat telepon bahwa pelakunya akan diseret ke pengadilan.

Perdana Menteri Nawaf Salam juga memerintahkan untuk supaya dilakukan penyelidikan.

Hari Sabtu (18/4/2026) Hizbullah mengeluarkan pernyataan berisi sangkalan terhadap tudingan bahwa pihaknya sebagai pihak di balik serangan tersebut. Mereka meyebut tuduhan itu sebagai “terburu-buru” dan “tidak berdasar”.

Hizbullah menyeru supaya para sema pihak “tidak semena-mena dalam membuat tuduhan berkaitan dengan insiden itu, serta menunggu hasil investigasi oleh tentara Libanon guna mengetahui duduk permasalahannya.”

Hizbullah juga mendesak baik UNIFIL maupun tentara Libanon untuk tetap berkoordinasi dengan pihak-pihak di dalam negeri perihal “manuver-manuver dalam dalam situasi genting saat ini.

Akhir bulan Maret, tiga tentara penjaga perdamaian asal Indonesia terbunuh dalam insiden terpisah – ledakan yang menghancurkan sebuah kendaraan UNIFIL dan akibat serangan proyektil sehari sebelumnya.

UNIFIL memperingatkan bahwa berdasarkan hukum internasional “semua aktor” berkewajiban untuk memastikan “keselamatan dan keamanan” para personel PBB, seraya menambahkan bahwa “serangan yang disengaja” atas personel penjaga perdamaian merupakan “pelanggaran berat” terhadap hukum kemanuasiaan internasional dan bisa tergolong ke dalam kejahatan perang.

UNIFIL dibentuk oleh Dewan Keamanan PBB pada tahun 1978 menyusul invasi Zionis Israel terhadap bagian selatan wilayah Libanon, dengan mandat memastikan penarikan diri Israel, memulihka pedamaian dan membantu pemerintah Libanon untuk mendapatkan kembali kedaultannya di wilayah selatan tersebut.

Peran UNIFIL diperluas setelah perang tahun 2006 antara Israel dan Hizbullah, ketika Security Council Resolution 1701 memperkuat tanggung jawabnya dalam memantau gencatan senjata di sepanjang Blue Line – perbatasan de facto antara Libanon dan Israel – dalam koordinasi dengan militer Libanon.

Lebih dari 330 penjaga perdamian sudah terbunuh sejak misi itu dibentuk.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Di Konferensi Berlin Donatur Internasional Janjikan €1,5 Miliar untuk Sudan
Tulisan selanjutnya Polisi Turki Tangkap 162 Orang Terkait Penyebaran Konten Tentang 2 Insiden Penembakan di Sekolah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Berita
30 Agustus 2026 17:04
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?