Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Polisi Turki Tangkap 162 Orang Terkait Penyebaran Konten Tentang 2 Insiden Penembakan di Sekolah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 April 2026 20:39 8:39 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 April 2026 20:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Polisi Turki sejauh ini menangkap 162 orang yang dituduh menyebarkan konten kontroversialsecara online tentang insiden maut aksi penembakan di dua sekolah yang terjadi pekan ini.

Menteri kehakiman Akın Gürlek menuding sejumlah akun media sosial dipakai untuk membagikan rekaman insiden tersebut, menyebarkan konten yang dapat menimbulkan rasa ketakutan di masyarakat dan menyanjung tindak kriminal, lansir BBC (16/4/2026).

Sedikitnya 16 orang terluka dalam aksi penembakan yang terjadi di sebuah sekolah menengah di bagian tenggara Turki pada hari Selasa 14 April, sebelum sembilan orang tewas dalam aksi penembakan lain di sebuah sekolah di kota Kahramanmaras pada hari Rabu 15 April.

Pada hari Kamis ratusan orang berkumpul di dekat masjid jami’ kota itu untuk mengikuti prosesi pemakanan para korban yang masih berusia muda.

Salah satu korban diidentifikasi sebagai anak perempuan bernapa Zeynep berusia 10 tahun. Pamannya, Mahmut, mengatakan kepada BBC bahwa bocah tersebut merupakan anak perempuan yang cerdas dan menghormati orang lain. “Sekarang dia menjadi malaikat. Dia sudah pergi.” Mahmut berharap setelah kejadian itu akan ada perlindungan yang lebih baik di sekolah-sekolah.

Baca Juga

Kompleks Makam Imam Al-Bukhari Kembali Dibuka Usai Renovasi Besar-Besaran
LPH Hidayatullah Perkuat Kemitraan dengan Maybank, Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal untuk UMK Indonesia
LPH Hidayatullah Hadir di MIHAS 2026, Perkuat Jejaring Halal Internasional
Wajib Halal Oktober 2026, Pemerintah Kedepankan Pembinaan
MUI Dorong Percepatan Sertifikasi Halal Program MBG

Bibi dari seorang korban lain, Shura, mengatakan kepada BBC bahwa dirinya mengetahui keponakan perempuannya yang berusia 10 tahun terbunuh setelah namanya disebutkan di laporan berita.

Delapan siswa dan seorang guru tewas dalam aksi penembakan di Kahramanmaras, kata para pejabat Turki, dengan 13 lainnya terluka, termasuk 6 di antaranya dalam kondisi kritis.

Seorang pelaku berusia 14 tahun juga tewas dalam insiden itu, yang terjadi di sekolah Menengah Ayser Calik.

Tersangka sudah merencanakan aksinya terlebih dahulu, kata kantor kejaksaan setempat dalam sebuah pernyataan seperti dilansir BBC.

Saat pemeriksaan materi digital, sebuah dokumen bertanggal 11 April 2026 yang terdapat di dalam komputer milik pelaku menunjukkan bahwa dia bermaksud akan melakukan serangan besar dalam waktu dekat.

Tersangka menjadikan pelaku pembunuhan massal di Amerika Serikat Elliot Rodger sebagai rujukannya. Hal itu terlihat dalam sebuah foto profil di akun WhatsApp pelaku, kata polisi. Rodger membunuh enam orang sebelum merenggut nyawanya sendiri di California pada 2014.

Laporan media Turki menyebutkan bahwa pelaku, yang diyakini seorang siswa, memasuki dua ruang kelas sambil membawa lima senjata api berikut tujuh magasin.

Aksi penembakan hari Selasa, yang menyebabkan 16 orang terluka, terjadi di sekolah kejuruan Ahmet Koyuncu Vocational and Technical Anatolian High School di distrik Siverek.

Pelaku, yang merupakan bekas siswa di sekolah itu dan berusia belasan tahun akhir, melepaskan tembakan secara serampangan sebelum membunuh dirinya sendiri dengan menggunakan senjata apinya, kata gubernur setempat Hasan Şildak.

Menteri Kehakiman Gürlek mengatakan 95 orang resmi ditahan menyusul kekhawatiran pemerintah soal perilaku warganet menyusul kedua isniden tersebut.

Mereka yang ditahan dituduh menyebarkan rekaman berkaitan dengan serangan itu meskipun sudah ada larangannya, menyebarkan konten yang dapat menimbulkan rasa takut di masyarakat, serta menyanjung tindak kriminal dan para pelaku kejahatan . Mereka juga dituduh mendorong orang untuk melakukan kejahatan, serta menyebarkan informasi yang menyesatkan dengan tujuan mendiskreditkan pernyataan resmi.

Pemblokiran juga sudah dilakukan terhadap 1.104 akun media sosial, kata, Gürlek.Sementara itu 67 orang sudah ditempatkan di dalam tahanan dengan tuduhan menyebarkan unggahan yang mengindikasikan bahwa serangan akan dilakukan di sejumlah sekolah lain.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pasukan Penjaga Perdamaian PBB UNIFIL 2 Personel UNIFIL Asal Prancis Diserang, Presiden Macron Tuding Hizbullah
Tulisan selanjutnya Suriah Gagalkan Operasi Peluncuran Misil oleh Sel Hizbullah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mantan Presiden Kosovo Dihukum Penjara 25 Tahun karena Kejahatan Perang

Berita
19 September 2026 10:17
Iran Ancam Gunakan Senjata Baru Jika AS Kembali Serang
Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara
LPH Hidayatullah Perkuat Kemitraan dengan Maybank, Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal untuk UMK Indonesia
Tiga Tahun Perang, Penjajah ‘Israel’ Mulai Kehabisan Tentara dan Peralatan

Terbaru

  • Kompleks Makam Imam Al-Bukhari Kembali Dibuka Usai Renovasi Besar-Besaran
  • LPH Hidayatullah Perkuat Kemitraan dengan Maybank, Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal untuk UMK Indonesia
  • LPH Hidayatullah Hadir di MIHAS 2026, Perkuat Jejaring Halal Internasional
  • Wajib Halal Oktober 2026, Pemerintah Kedepankan Pembinaan
  • MUI Dorong Percepatan Sertifikasi Halal Program MBG
  • Kelompok Pro-Zionis Teror Media Australia dengan 40 Ribu Email Komplain
  • Turki Minta Dunia Bersatu Lindungi Anak di Ruang Digital
  • Pelatih Irlandia Menyebut Timnya Jengkel Harus Melawan ‘Israel’
  • Perkuat Ukhuwah, UII Dalwa dan Majelis Ugama Islam Pattani Gelar Dialog Keislaman Melayu-Nusantara
  • Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Kelompok Pro-Zionis Teror Media Australia dengan 40 Ribu Email Komplain

23 September 2026 17:08
Berita

Turki Minta Dunia Bersatu Lindungi Anak di Ruang Digital

23 September 2026 14:46
Berita

Pelatih Irlandia Menyebut Timnya Jengkel Harus Melawan ‘Israel’

23 September 2026 14:23
Berita

Perkuat Ukhuwah, UII Dalwa dan Majelis Ugama Islam Pattani Gelar Dialog Keislaman Melayu-Nusantara

23 September 2026 13:59
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?