Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Operasi Besar di 90 Negara Sita Obat-obatan Ilegal Bernilai €14 Juta

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Mei 2026 13:29 1:29 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Mei 2026 13:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Interpol mengatakan hampir 270 orang tersangka perdagangan obat-obatan ilegal dan 66 kelompok kriminal berhasil dibongkar menyusul operasi kepolisian internasional besar-besaran di 90 negara.

Operasi “Pangea XVIII” digelar pada bulan Maret di seluruh benua dan menyita lebih dari 6 juta obat-obatan ilegal bernilai lebih dari €14 juta. Demikian diumumkan hari Kamis (7/5/2026) oleh organisasi kepolisian internasional yang berbasis di Lyon, Prancis itu.

Di antara obat palsu atau tak berizin yang disita merupakan obat untuk gangguan disfungsi ereksi, obat penenang, obat penghilang rasa sakit, antibiotik, serta produk untuk membantu menghentikan kebiasaan merokok.

Besarnya hasil tangkapan menunjukkan ekspansi berkelanjutan dari pasar farmasi ilegal, terutama melalui online, kata Interpol.

“Berkat pasar online dan rantai pasokan informal, para kriminal memanfaatkan celah-celah yang ada dan menarget orang-orang yang mencari pengobatan cepat dan terjangkau,” kata Sekjen Interpol Valdecy Urquiza dalam sebuah pernyataan seperti dilansir RFI. Dia memperingatkan bahwa produk semacam itu berisiko serius bahkan fatal bagi konsumen.

Baca Juga

Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz
MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an
MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis
Bekas Jubir Militer ‘Israel’ Akui Memanipulasi Kebenaran Genosida Gaza

Obat-obatan hewanInterpol sangat khawatir dengan peningkatan dalam jumlah sitaan obat anti-parasit, khususnya produk untuk menghilangkan cacing dalam tubuh yang sebenarnya hanya diizinkan untuk dipergunakan pada hewan.

Produk-produk itu semakin sering dipasarkan secara online sebagai” suplemen diet” atau obat alternatif untuk kanker, meskipun tidak ada bukti ilmiah untuk mendukung klaim khasiatnya.

Interpol mencatat penyalahgunaan obat anti-parasit sudah tampak sejak pandemi Covid-19, ketika sejumlah perawatan yang tidak ada bukti ilmiahnya menarik minat banyak anggota masyarakat setelah dipopulerkan lewat media sosial atau forum-forum pengobatan alternatif.

Obat-obatan yang berkaitan denga gaya hidup seperti steroid dan peptid juga tampak semakin marak, terutama di komunitas bodybuilding dan kebugaran.

Operasi tersebut membuahkan hasil berupa penyitaan besar di sejumlah negara.

Di Bulgaria, polisi membongkar fasilitas pembuatan obat ilegal di mana jutaan tablet, ampul dan produk suntikan ditemukan.

Di Burkina Faso, aparat menyita 384.000 kapsul antibiotik. Sementara di Pantai Gading petugas menemukan satu ton ibuprofen palsu yang disembunyikan di dalam kendaraan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lebih dari Setengah Populasi Libanon Bergantung Bantuan Kemanusiaan
Tulisan selanjutnya China Vonis Mati Dua Mantan Menteri Pertahanan karena Korupsi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

LPH Hidayatullah Sambangi BPJPH, Bahas Penguatan Regulasi, Kompetensi dan Integritas Auditor

Berita
31 Oktober 2026 10:00
Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
Auditor Halal sebagai Mata Rantai Kebaikan dalam Pengabdian
LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK
Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an

Terbaru

  • Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
  • Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz
  • MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an
  • MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis
  • Bekas Jubir Militer ‘Israel’ Akui Memanipulasi Kebenaran Genosida Gaza
  • Lancarkan Serangan ke Pulau Qeshm Iran, AS: ‘Tindakan Defensif’
  • Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Lancarkan Serangan ke Pulau Qeshm Iran, AS: ‘Tindakan Defensif’

3 November 2026 11:47
Berita

Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an

2 November 2026 18:51
Berita

Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’

2 November 2026 18:02
Permendag no 20
Berita

KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026

2 November 2026 14:59
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?