Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Rusia Uji Coba Misil Jarak Jauh Setelah Traktat Nuklir AS Berakhir

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Mei 2026 19:14 7:14 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Mei 2026 19:14
Bagikan
In this image made from video provided by Russian Defense Ministry Press Service on Tuesday, May 12, 2026, Russia's new Sarmat intercontinental ballistic missile is test launched at an unspecified location in Russia. (Russian Defense Ministry Press Service via AP)
Bagikan

Hidayatullah.com– Rusia hari Selasa (12/5/2026) melakukan uji coba misil jarak jauh yang mampu membawa hulu ledak nuklir, beberapa bulan setelah traktat terakhir dengan Amerika Serikat yang membatasi persediaan senjata atomnya berakhir.

Kesepakatan New START antara Rusia dan Amerika Serikat berakhir pada bulan Februari, sehingga negara dengan kekuatan nuklir terbesar kedua itu terbebas dari pembatasan.

“Ini adalah sistem misil terkuat di dunia,” klaim Presiden Rusia Vladimir Putin setelah menerima laporan tentang keberhasilan peluncuran Sarmat, sebuah intercontinental ballistic missile (ICBM) atau rudal balistik antarbenua.

Putin mengatakan rudal tersebut dapat membawa hulu ledak lebih dari empat kali kekuatan yang dimiliki oleh militer negara Barat manapun, seraya menambahkan bahwa Sarmat akan bisa dikerahkan dalam “tugas tempur” pada akhir tahun ini, lansir AFP.

Sarmat, yang disebut sebagai “Satan II” oleh NATO, merupakan ICBM pertama yang diproduksi Rusia setelah berakhirnya era Uni Soviet dan termasuk rudal kelas “super berat”.

Baca Juga

Ratusan Pemukim ‘Israel’ Nodai Masjidil Aqsha, Lakukan Ritual Yahudi
‘Israel’ Kembali Langgar Gencatan Senjata, Bunuh Kepala Polisi Gaza
Lima Strategi PBNU untuk Wujudkan Pesantren Aman
RMI PBNU: Jangan Tutup-tutupi Kekerasan di Pesantren
Bertemu Pimpinan US CENTCOM, PM Ali al-Zaidi Tegaskan Komitmen Mengakhiri Kehadiran Militer Amerika di Iraq

Putin mengatakan rudal itu mampu melesat sejauh 35.000 kilometer.

Meskipun Moskow dan Washington sepakat untuk menggelar kembali dialog militer tingkat tinggi tidak lama setelah New START berakhir, sampai sekarang belum ada tanda-tanda kesepakatan itu akan diperbarui atau diperpanjang.

Presiden AS Donald Trump berulang kali menekankan supaya traktat baru melibatkan China, yang persediaan senjata nuklirnya bertambah tetapi masih jauh lebih kecil dibandingkan Rusia atau AS.

Trump lebih banyak diam dalam menghadapi seruan Rusia untuk memperpanjang New START, yang ditandatangani pada 2010.Kedua negara berulang kali saling tuding tidak mematuhi kesepakatan itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BMH Raih Penghargaan Kemenag RI atas Kontribusi Dakwah di Wilayah 3T BMH Raih Penghargaan Kemenag RI atas Kontribusi Dakwah di Wilayah 3T
Tulisan selanjutnya Majelis Ulama Indonesia Tolak Penyembelihan Dam Haji di Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Kajian

Membangun Ketahanan Mental dengan Nilai-Nilai Al-Qur’an

Kajian
8 Agustus 2026 07:00
Erdogan: ‘Israel’ Ingin Hapus Palestina, Mendukung Kemerdekaannya adalah Tanggung Jawab Umat Islam
Ratusan Warga Yunani Gelar Demo Dukung Palestina, ‘Israel’ Minta Warganya Sembunyi
Paus Leo XIV akan Bertemu Penyintas Korban Pencabulan Pendeta di Prancis
Libanon, Israel Susun Daftar Negara Mana yang Bisa Kirim Pasukan Pantau Perlucutan Senjata Hizbullah

Terbaru

  • Ratusan Pemukim ‘Israel’ Nodai Masjidil Aqsha, Lakukan Ritual Yahudi
  • ‘Israel’ Kembali Langgar Gencatan Senjata, Bunuh Kepala Polisi Gaza
  • Lima Strategi PBNU untuk Wujudkan Pesantren Aman
  • RMI PBNU: Jangan Tutup-tutupi Kekerasan di Pesantren
  • Bertemu Pimpinan US CENTCOM, PM Ali al-Zaidi Tegaskan Komitmen Mengakhiri Kehadiran Militer Amerika di Iraq
  • Muhammadiyah Dorong Media AfiliasiMu Terhubung dalam Satu Ekosistem Digital
  • Jambore Media Afiliasi Muhammadiyah, Dorong Media Tetap Cepat, Akurat dan Harus Benar di Era Digital
  • CDCC Siapkan Persidangan Kedua MCM Malindo, Bahas Konsep Negara Madani
  • Hari Literasi Muhammadiyah, Pers Didorong Jadi Penguat Demokrasi dan Ekosistem Ilmu Pengetahuan
  • Kasus Pilot Bawa 26 Kg Ekstasi, Malaysia Kirim Tim Investigasi ke Indonesia

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Muhammadiyah Dorong Media AfiliasiMu Terhubung dalam Satu Ekosistem Digital

13 Agustus 2026 19:00
Berita

Jambore Media Afiliasi Muhammadiyah, Dorong Media Tetap Cepat, Akurat dan Harus Benar di Era Digital

13 Agustus 2026 18:30
Berita

Hari Literasi Muhammadiyah, Pers Didorong Jadi Penguat Demokrasi dan Ekosistem Ilmu Pengetahuan

13 Agustus 2026 18:00
CDCC Siapkan Persidangan Kedua MCM Malindo, Bahas Konsep Negara Madani
Berita

CDCC Siapkan Persidangan Kedua MCM Malindo, Bahas Konsep Negara Madani

13 Agustus 2026 18:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?