Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Relawan Palang Merah Meninggal karena Diduga Virus Ebola

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Mei 2026 09:51 9:51 am
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Mei 2026 09:51
Bagikan
Pasien Ebola di Uganda sedang dirawat petugas medis.
Bagikan

Hidayatullah.com– Tiga relawan Palang Merah meninggal dunia di Republik Demokratik Kongo diduga karena terluar virus Ebola saat menangani mayat, kata organisasi tersebut.

Mereka diyakini tertular Ebola pada 27 Maret saat bekerja di Ituri, wilayah bagian timur RD Kongo, dalam sebuah proyek yang tidak terkait dengan virus tersebut, sebelum wabah di sana teridentifikasi, lansir BBC Sabtu (23/5/2026).

Para relawan iyu termasuk korban pertama yang diketahui dari wabah Ebola di RD Kongo, yang sejauh ini sudah menyebabkan 170 suspek kematian dan 750 suspek kasus.

International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC) mengatakan bahwa mereka meninggal setelah mengabdi kepada masyarakat “dengan keberanian dan rasa kemanusiaan”.

Alikana Udumusi Augustin, Sezabo Katanabo dan Ajiko Chandiru Viviane kala itu sedang bekerja di kota kecil Mongwalu, yang sekarang dianggap sebagai pusat wabah. Mereka meninggal dunia antara 5 dan 16 Mei.

Baca Juga

Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat
Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi
Trump Bilang 1.000 Rudal akan Memusnahkan Iran Apabila Presiden AS Dibunuh
Pejabat Libanon Konfirmasi Keikutsertaan Negaranya dalam Pembicaraan dengan Israel di Roma
Laporan Pesawat Kepresidenan AS Hadiah Qatar Bermasalah Berujung Pemanggilan Jurnalis New York Times

Pakar kesehatan memperingatkan bahwa jasad pasien Ebola dapat menyebarkan virus karena cairan tubuh tetap sangat menular setelah kematian.

Wabah kali ini melibatkan varian Ebola yang langka, dikenal sebagai Bundibugyo, yang belum ada vaksin ampuh penangkalnya dan sepertiga dari mereka yang terjangkit meninggal dunia.

African Centres for Disease Control memperingatkan bahwa 10 negara lain di benua itu berisiko terkena wabah tersebut. Negara-negara tersebut yaitu Angola, Burundi, Republik Afrika Tengah, Republik Kongo, Ethiopia, Kenya, Rwanda, Sudan Selatan, Tanzania, dan Zambia.

Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus juga memperingatkan risiko di wilayah Afrika yang lebih luas tinggi, tetapi secara global risikonya masih tetap rendah .*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya H.O.S. Tjokroaminoto dan Pembelaan terhadap Palestina
Tulisan selanjutnya Prancis Larang Masuk Itamar Ben-Gvir, Desak Uni Eropa Jatuhkan Sanksi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amnesty Kecam Pemberian Tanda Kehormatan pada Modi karena Rekam Jejak HAM

Berita
9 Juli 2026 13:42
Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato
Tak Ingin Disaingi, ‘Israel’ Minta AS Blokir Penjualan F-35 ke Turki
Trump Bilang 1.000 Rudal akan Memusnahkan Iran Apabila Presiden AS Dibunuh
BMIWI Gelar Milad ke-59, Canangkan Hari Majelis Taklim Nasional di Masjid Istiqlal

Terbaru

  • Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat
  • Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi
  • Trump Bilang 1.000 Rudal akan Memusnahkan Iran Apabila Presiden AS Dibunuh
  • Pejabat Libanon Konfirmasi Keikutsertaan Negaranya dalam Pembicaraan dengan Israel di Roma
  • Laporan Pesawat Kepresidenan AS Hadiah Qatar Bermasalah Berujung Pemanggilan Jurnalis New York Times
  • Mojtaba Khamenei Janji akan Menuntut Balas Kematian Ayahnya
  • Dua Anggota Basij Tewas Dalam Serangan di Mashhad Iran
  • Jepang Berhasil Meluncurkan dan Mendaratkan Roket Guna Ulang
  • Amerika Serikat Menjatuhkan Sanksi Baru Berkaitan Iran Menyusul Serangan di Selat Hormuz
  • PM Pakistan Desak Presiden Iran untuk Memelihara Kesepakatan Damai yang Sudah Payah Diupayakan

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Mojtaba Khamenei Janji akan Menuntut Balas Kematian Ayahnya

12 Juli 2026 10:14
Berita

Dua Anggota Basij Tewas Dalam Serangan di Mashhad Iran

12 Juli 2026 09:49
Berita

Jepang Berhasil Meluncurkan dan Mendaratkan Roket Guna Ulang

12 Juli 2026 09:24
Berita

Amerika Serikat Menjatuhkan Sanksi Baru Berkaitan Iran Menyusul Serangan di Selat Hormuz

11 Juli 2026 16:47
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?