Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Mei 2026 19:44 7:44 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Mei 2026 04:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Polisi mengatakan seorang warga negara Yunani hari Jumat (29/5/2026) dijerat dakwaan membantu dinas intelijen asing untuk menarget seorang jurnalis media berbahasa Parsi yang bermukim di Inggris.

Ioannis Aidinidis, 46, yang tinggal di Munich, Jerman, dituduh melanggar UU Keamanan Nasional Inggris setelah dilakukan penyelidikan oleh Counter Terrorism Policing (CTP) London, lapor Reuters.

Metropolitan Police mengatakan negara asing yang dimaksud diyakini Iran dan targetnya seorang jurnalis yang tinggal di Inggris dan bekerja untuk Iran International.

Aidinidis ditempatkan di dalam tahanan sejak diringkus di West Sussex, barat daya London, pada 16 Mei, imbuh kepolisian.

Bulan lalu, Iran International mengatakan pihaknya kerap mendapatkan intimidasi.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Pada bulan April, dua pemuda dan seorang remaja laki-laki dihadirkan di pengadilan di London dan dikenai dakwaan upaya pembakaran kantor Iran International.

Lembaga penyiaran swasta itu, yang berkantor di sebuah gedung berpenjagaan ketat di London sebelah barat, dimasukkan ke dalam daftar teroris oleh Teheran pada 2022 bersama dengan kanal BBC berbahasa Persia.

Pada 2023, atas saran polisi anti-teror Inggris, media itu menutup kantornya dan sementara bersiaran dari Washington selama tujuh bulan.

Satu tahun kemudian, salah satu reporter Iran International ditikam di dekat rumahnya di London, sehingga Scotland Yard melakukan penyelidikan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya vape covid Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Tulisan selanjutnya Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?

Berita
27 Agustus 2026 11:44
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?