Hidayatullah.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) yang diajukan Iran. Hal ini mengonfirmasi kesepakatan yang bertujuan mengakhiri perang antara kedua negara.
Ketika ditanya tentang kesepakatan tersebut sebelum memasuki iring-iringan mobil presiden, Trump mengatakan kepada wartawan, “Sudah ditandatangani. Ditandatangani di Versailles. Baru saja ditandatangani.”
Melansir TRT pada Rabu (17/06/2026), pernyataan Trump muncul setelah Iran mengatakan bahwa MOU 14 poin dengan AS telah secara resmi diselesaikan setelah presiden kedua negara menandatangani perjanjian tersebut.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, mengatakan pada Kamis pagi bahwa “memorandum Islamabad” telah menjadi resmi sepenuhnya setelah ditandatangani oleh Teheran dan Washington, menurut pernyataan yang dimuat oleh kantor berita semi-resmi Iran, Mehr News Agency.
Baghaei mengatakan perjanjian tersebut akan ditandatangani secara digital dan menegaskan bahwa negosiasi berdasarkan memorandum tersebut akan fokus secara eksklusif pada masalah nuklir dan pencabutan sanksi.
Ia mengatakan kedua pihak akan mengadakan pembicaraan hingga 60 hari, dengan kemungkinan memperpanjang negosiasi jika perlu karena kompleksitas permasalahan.
Juru bicara itu juga mengatakan komitmen AS terkait pencabutan blokade angkatan lautnya telah efektif dimulai setelah pembicaraan mendesak menyusul serangan ‘Israel’ di pinggiran selatan Beirut dan ancaman pembalasan dari Iran.
Ia menambahkan bahwa kapal-kapal Iran telah memasuki dan keluar pelabuhan “tanpa masalah,” dan menggambarkannya sebagai tanda komitmen AS.
Baghaei mengatakan komitmen Iran terkait Selat Hormuz akan dimulai setelah penandatanganan dan implementasi memorandum tersebut.
Secara terpisah, seorang pejabat AS juga mengkonfirmasi kepada Anadolu bahwa MOU tersebut ditandatangani pada hari Rabu.
Menurut media berita AS Axios, Presiden AS Donald Trump secara pribadi menandatangani salinan perjanjian tersebut selama makan malam dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Versailles.
Foto perjanjian yang telah ditandatangani tersebut dikirim ke Iran dan negara-negara mediator, tambahnya.*




