Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Perbaiki Kepengasuhan Pesantren, Muhammadiyah Bekali Musyrif dengan Keterampilan Psikologi Remaja

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 6 Agustus 2026 13:10 1:10 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 6 Agustus 2026 16:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Maraknya pemberitaan kasus kekerasan seksual, perundungan hingga kekerasan fisik membuat kepercayaan publik terhadap pondok pesantren mencapai titik terendah.

Muhammadiyah menilai salah satu solusinya adalah membekali Musyrif atau pengawas santri dengan berbagai keterampilan termasuk psikologi remaja.

Hal itulah yang menjadi materi dalam Pelatihan Pamong, Musyrif, dan Musyrifah Pesantren Muhammadiyah Gelombang 1 pada pekan lalu (02/08/2026) di Tabligh Institute Yogyakarta.

“Kehidupan pesantren pada dasarnya adalah proses kepengasuhan yang terjadi selama 24 jam. Maka pelatihan ini adalah ikhtiar kita bersama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pesantren Muhammadiyah, sekaligus menjaga nama baik institusi dan persyarikatan,” ujar Maskuri, Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dalam pembukaan kegiatan nasional tersebut.

Menurutnya, pelatihan yang dihadiri 49 peserta ini bukan sekadar pembinaan seremonial, namun intervensi struktural untuk mengeliminasi segala bentuk kekerasan yang kerap berlindung di balik dalih kedisiplinan tradisional.

Baca Juga

Di Jepang Sekarang Ada 100.000 Orang Berusia 100 Tahun atau Lebih
Dapat Izin dari Indonesia, Malaysia akan Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan
Masjid Polisi Diserang Bom Mobil Saat Shalat Jumat di Khyber Pakhtunkhwa
Pengadilan Bangladesh Jatuhkan Hukuman Mati Atas Tujuh Pejabat Senior Era PM Hasina
Jubir Taliban Peringatkan Pakistan Supaya Tidak Melakukan Operasi Militer di Wilayah Afghanistan

Melansir laman resmi Muhammadiyah, lembaga pemerhati anak mengatakan pesantren rentan terjebak dalam budaya impunitas dan penutupan kasus demi menjaga nama baik institusi, yang memicu ketakutan mendalam bagi wali santri.

Pelatihan Musyrif dan Musyrifah Muhammadiyah Gelombang 1 berfokus pada tiga tujuan: menghapuskan total hukuman fisik di lingkungan asrama, membekali pamong dengan keterampilan psikologi remaja agar memiliki pendekatan komunikasi yang humanis, serta merumuskan Standar Operasional Prosedur (SOP) perlindungan anak yang transparan.

Selain itu, kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi nasional untuk memperkuat pengawasan internal, mengaudit keselamatan lingkungan asrama, serta bersinergi dengan pakar psikologi guna menjamin standar pengasuhan yang terukur.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Kekerasan di PesantrenKepengasuhan PesantrenMuhammadiyahPondok Pesantren
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Komisi Dakwah MUI: Amar Ma’ruf dan Nahi Munkar Harus Disampaikan dengan Hikmah dan Solusi
Tulisan selanjutnya Kisah Mualaf Big Frank, Influencer Penuh Tato asal Inggris

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pameran Kaligrafi Internasional 2026 di Semarang Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara

Berita
15 September 2026 14:36
Erdogan: Pakta Pertahanan Makkah adalah Sinyal Persatuan bagi Dunia Islam
MUI Sebut Danantara Syariah Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Riil Umat
Tingkatkan Publikasi Internasional, Unhan RI Tekankan Integritas dan Etika Pemanfaatan AI
87 Persen Penonton Situs Berita Muslim Inggris Tak Percaya Houthi Menargetkan Mekkah

Terbaru

  • Di Jepang Sekarang Ada 100.000 Orang Berusia 100 Tahun atau Lebih
  • Dapat Izin dari Indonesia, Malaysia akan Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan
  • Masjid Polisi Diserang Bom Mobil Saat Shalat Jumat di Khyber Pakhtunkhwa
  • Pengadilan Bangladesh Jatuhkan Hukuman Mati Atas Tujuh Pejabat Senior Era PM Hasina
  • Jubir Taliban Peringatkan Pakistan Supaya Tidak Melakukan Operasi Militer di Wilayah Afghanistan
  • Mantan Bos Tabung Haji Malaysia Terdakwa Korupsi, Keluarganya Diminta Serahkan Daftar Aset
  • Ledakan Terdengar di Riyadh, Arab Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara
  • Dorong Tinggalkan Kebiasaan Scrolling, Singapura Beri Imbalan Warganya yang Baca Buku
  • Irlandia Boikot Eurovision untuk Kedua Kalinya, Soroti Situasi Kemanusiaan Gaza
  • Mantan Presiden Kosovo Dihukum Penjara 25 Tahun karena Kejahatan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Mantan Bos Tabung Haji Malaysia Terdakwa Korupsi, Keluarganya Diminta Serahkan Daftar Aset

20 September 2026 13:36
Berita

Ledakan Terdengar di Riyadh, Arab Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara

19 September 2026 15:03
Berita

Dorong Tinggalkan Kebiasaan Scrolling, Singapura Beri Imbalan Warganya yang Baca Buku

19 September 2026 11:24
Berita

Irlandia Boikot Eurovision untuk Kedua Kalinya, Soroti Situasi Kemanusiaan Gaza

19 September 2026 10:34
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?