Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

MUI Jabar Berencana Bentuk Satgas dan Posko Anti LGBT, Terima Dukungan Puluhan Ormas dalam Audiensi

Ahmad
Terakhir diupdate: 13 Juli 2026 05:54 5:54 am
Ahmad
Dipublikasikan 10 Juli 2026 05:49
Bagikan
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat menerima audiensi dari Paguyuban Pengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia (PP NKRI) mendukung sikap melawan LGBT
Bagikan

Hidayatullah.com—Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat menerima audiensi dari Paguyuban Pengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia (PP NKRI), yang terdiri atas perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, komunitas dakwah, dan lembaga swadaya masyarakat. Pertemuan tersebut membahas dukungan terhadap sikap MUI terkait penanganan persoalan LGBTQ di Jawa Barat.

Audiensi yang berlangsung di Aula MUI Jabar pada Jumat (10/7/2026) dipimpin langsung Ketua Umum MUI Jawa Barat KH Aang Abdullah Zein bersama jajaran pengurus. Delegasi PP NKRI dipimpin Pembina PP NKRI KH Roinul Balad karena ketua organisasi berhalangan hadir.

Dalam penyampaiannya, KH Roinul Balad menilai persoalan LGBT bukan merupakan isu baru. Menurutnya, fenomena tersebut berkembang secara terorganisasi dan melibatkan berbagai pihak.

“Kejahatan ini sangat terorganisir dengan baik, dengan berbagai macam variabelnya, dan juga punya dukungan dari semua segmen baik lokal, nasional maupun internasional. Maka dari itu PPNKRI yang terdiri dari 58 Ormas dan Harokah yang bergabung akan mendukung penuh langkah MUI,” tegas KH Roin yang juga Ketua di Dewan Da’wah Islam Indonesia Provinsi Jawa Barat ini.

Ia juga menyampaikan dukungan terhadap Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2025 tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara Tahun 2025–2029 yang, menurutnya, menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan nasional.

Baca Juga

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat
Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi

“Kami sepakat dan mendukung bahwa LGBT diposisikan sebagai ancaman non-militer yang berpotensi mengganggu keutuhan bangsa, baik di masa kini maupun di masa depan,” tegas KH.Roin.

Pandangan serupa disampaikan KH Dede Heidar dari FPI Jawa Barat. Ia menyebut jumlah kasus LGBTQ terus meningkat dari tahun ke tahun dan menyoroti posisi Jawa Barat dalam persoalan tersebut.

“Kita mendukung apa yang sudah ditetapkan oleh MUI, fatwanya kita dukung, kemudian seluruh ormas Islam, nasionalis dan harokah juga siap untuk mengawal dan mendukung penuh MUI. FPI Jawa Barat, siap untuk membela ulama, membela para kiyai khusus yang ada di MUI, merupakan orang tua kita, guru kita semua,” tegasnya.

Sementara itu, KH Cecep Syarif dari PUI Jawa Barat mengusulkan agar pelaku LGBT diproses melalui jalur pidana. Ia membandingkan penanganannya dengan tindak pidana narkotika.

“Kalau bandar narkoba bisa dihukum mati maka kita dorong penggiat, mereka yang mengkampanyekan LGBT juga bisa kita dorong pelakuannya seperti gembong narkoba, dipidana mati,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Diden Rosenda dari Pegiat Keluarga (GiGa) Indonesia menyampaikan usulan mengenai pembiayaan pengobatan bagi penderita HIV/AIDS yang menurutnya perlu dievaluasi.

“Saya usulkan disini sampaikan kepada pemerintah hentikan pembiayaan pengobatan untuk orang-orang HIV AIDS karena biayanya mahal dan itu obat-obatnya sangat mahal kenapa tidak dialihkan kepada pembiayaan yang lain. Ini karena dia merasa ada obatnya yang gratis Akibat perbuatan LGBT itu ada hak-hak orang lain yang diambil jadi itu yang dari kita disampaikan bahwa tolong kepada pemerintah untuk hentikan, biarkan mereka sendiri berbuat seperti itu mereka nikmatilah penderitaannya dari hasil-hasil perbuatannya,” tegasnya.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Ketua Umum MUI Jawa Barat KH Aang Abdullah Zein menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan berbagai organisasi kepada MUI. Ia mengatakan masukan yang diterima akan menjadi dorongan bagi MUI untuk menyampaikan usulan kepada MUI Pusat.

“Kehadiran para ustadz ulama, bapak ibu ini turut memberikan semangat kepada kami di MUI Jabar untuk mendorong MUI Pusat, untuk memberikan masukan menjadi UU. Selanjutnya kita di Jawa Barat ini harus segera kita bentuk Satgas dan Posko Anti LGBT,” terang KH Aan yang disambut pekik takbir.

KH Aang mengungkapkan bahwa sebelumnya MUI Jawa Barat merasa berjalan sendiri dalam menyuarakan isu tersebut. Menurutnya, kehadiran berbagai elemen yang tergabung dalam PP NKRI memberikan semangat baru untuk memperluas kolaborasi.

“Jadi boleh saya nyebut sahabat ya?. Ini sesuai visi misi kami, yang pertama, khidmat ulama untuk Jawa Barat istimewa. Ini bentuk pelayanan kami. Tetapi yang harus diingat, ini para sahabat semua. Ajak juga, sahabat-sahabat dari pemuda-pemuda yang lain. Kita kumpulkan bareng-bareng, menjadi sahabat MUI. Sekali kita bikin gerakan, kita ubah warna Jawa Barat,” ajak KH Aang.

Pada akhir pertemuan, KH Aang kembali mengingatkan empat prinsip yang menjadi seruan MUI Jawa Barat kepada umat, yakni bersatu dalam akidah, berjamaah dalam ibadah, toleran dalam khilafiyah, serta bekerja sama dalam dakwah.

“Bersama Sabahat MUI kita jadikan Jawa Barat jadi Istimewa dengan amar ma’ruf nahi munkar termasuk dengan para penyebar dan pelaku LGBT ini. Kita bebaskan Jawa Barat dari LGBT” pungkas KH Aang disambung pekik tabar.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineLGBTQMajelis Ulama IndonesiaMUI Jawa Baratorganisasi kemasyarakatanPaguyuban Pengawal Negara Kesatuan Republik IndonesiaPP NKRI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mengenang Pembantaian Srebenica, Ribuan Peserta Susuri Rute Pelarian Korban Genosida
Tulisan selanjutnya Dialog Manhaj Aqidah Muhammadiyah: Asy’ari Bagian dari Ahlus Sunnah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Menko Yusril Sebut Penyebarluasan LGBT Perlu Diantisipasi demi Ketahanan Nasional

Berita
8 Juli 2026 05:54
Waketum PBNU KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa Jelang Muktamar PBNU ke 35
Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat
Ormas Islam Tolak Kehadiran PM India ke Indonesia, Soroti Dugaan Pelanggaran HAM terhadap Muslim
Pelatih Timnas Mesir Suarakan Solidaritas untuk Palestina di Piala Dunia 2026

Terbaru

  • Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
  • ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
  • Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
  • Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
  • Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat
  • Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi
  • Trump Bilang 1.000 Rudal akan Memusnahkan Iran Apabila Presiden AS Dibunuh
  • Pejabat Libanon Konfirmasi Keikutsertaan Negaranya dalam Pembicaraan dengan Israel di Roma
  • Laporan Pesawat Kepresidenan AS Hadiah Qatar Bermasalah Berujung Pemanggilan Jurnalis New York Times
  • Mojtaba Khamenei Janji akan Menuntut Balas Kematian Ayahnya

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Trump Bilang 1.000 Rudal akan Memusnahkan Iran Apabila Presiden AS Dibunuh

12 Juli 2026 11:46
Berita

Pejabat Libanon Konfirmasi Keikutsertaan Negaranya dalam Pembicaraan dengan Israel di Roma

12 Juli 2026 11:25
Berita

Laporan Pesawat Kepresidenan AS Hadiah Qatar Bermasalah Berujung Pemanggilan Jurnalis New York Times

12 Juli 2026 11:08
Berita

Mojtaba Khamenei Janji akan Menuntut Balas Kematian Ayahnya

12 Juli 2026 10:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?