Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Mendikdasmen: KUII VIII Momentum Perkuat Persatuan Umat dan Dukung Pembangunan Nasional

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Juli 2026 10:53 10:53 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Juli 2026 11:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menilai Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII menjadi momentum strategis untuk memperkuat persatuan umat Islam sekaligus mendukung berbagai agenda pembangunan nasional di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Hal tersebut disampaikan Abdul Mu’ti usai berdialog dalam sesi bertajuk Kebijakan dan Tantangan Implementasi Pendidikan Dasar dan Menengah Menyongsong Indonesia Emas 2045 pada KUII VIII, Ahad (26/7/2026). Menurutnya, forum yang mempertemukan berbagai organisasi Islam di bawah naungan Majelis Ulama Indonesia (MUI) memiliki peran penting dalam memperkuat komitmen umat terhadap persatuan bangsa dan semangat patriotisme.

“Yang paling penting sesungguhnya adalah menjaga persatuan agar tantangan yang dihadapi bangsa saat ini dapat diatasi bersama. Situasi geopolitik dunia yang penuh dinamika dan ketidakpastian berdampak pada ketahanan pangan, ketahanan energi, hingga stabilitas ekonomi nasional,” ujar Abdul Mu’ti.

Ia menegaskan, umat Islam perlu menjaga kekompakan dan tidak terjebak dalam perbedaan yang dapat melemahkan kohesi sosial. Menurutnya, semangat persatuan menjadi modal utama dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Abdul Mu’ti menyebut penguatan ketahanan pangan, ketahanan energi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai agenda nasional yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk umat Islam. Ia menilai lembaga pendidikan yang dikelola para ulama, kiai, dan organisasi Islam memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

Baca Juga

Komite Teknokrat Palestina Mengaku Siap Mengelola Gaza usai ‘Israel’ Mundur
Keluarga Adalah Sekolah Pertama Pembentuk Peradaban
Jimly Asshiddiqie Dorong MUI dan Ormas Islam Jadikan Pembenahan Akhlak Bangsa sebagai Prioritas
Malaysia Tegas Menolak Mengakui ‘Israel’ Meski Ditekan AS
Pemerintah Optimistis Ekonomi Syariah Jadi Motor Pertumbuhan Nasional

Selain sektor pendidikan, Abdul Mu’ti juga menyoroti pentingnya pengembangan ekonomi syariah sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional. Menurutnya, penguatan sektor tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto melalui pengembangan perbankan syariah, lembaga keuangan syariah, serta industri halal.

“Indonesia memiliki jumlah penduduk muslim terbesar di dunia. Potensi halal harus terus didorong agar menjadi salah satu keunggulan bangsa dan menjadikan Indonesia sebagai pusat industri halal dunia,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Abdul Mu’ti juga menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen KUII VIII dalam menolak praktik korupsi, penyalahgunaan narkoba, dan berbagai perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai moral maupun hukum yang berlaku di Indonesia.

Ia menilai pemberantasan korupsi tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga harus dibarengi dengan pembangunan budaya antikorupsi dan penerapan sistem pemerintahan yang menjunjung tinggi prinsip meritokrasi.

Sementara itu, terkait penyalahgunaan narkoba, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa persoalan tersebut merupakan ancaman serius bagi masa depan bangsa. Karena itu, menurutnya, diperlukan langkah terpadu melalui penegakan hukum yang tegas serta penguatan pendidikan karakter di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Abdul Mu’ti berharap semangat yang dibangun melalui KUII VIII dapat semakin memperkokoh persatuan umat Islam sekaligus mendorong kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya di bidang pendidikan, pengembangan ekonomi syariah, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.*

Redaktur: Admin Hidcom
Wartawan: Azim Arrasyid
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Indonesia Emas 2045Kongres Umat Islam IndonesiaKUIIMendikdasmenMUI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jimly Asshiddiqie Dorong MUI dan Ormas Islam Jadikan Pembenahan Akhlak Bangsa sebagai Prioritas
Tulisan selanjutnya Keluarga Adalah Sekolah Pertama Pembentuk Peradaban

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mendikdasmen: KUII VIII Momentum Perkuat Persatuan Umat dan Dukung Pembangunan Nasional

Berita
28 Juli 2026 11:30
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
KUII VIII Bahas Naskah Akademik dan RUU Terkait LGBT, Akan Diserahkan ke Presiden dan DPR
Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
Krisis Identitas Berawal dari Cara Berpikir, Keluarga jadi Benteng Terakhir Peradaban

Terbaru

  • Komite Teknokrat Palestina Mengaku Siap Mengelola Gaza usai ‘Israel’ Mundur
  • Keluarga Adalah Sekolah Pertama Pembentuk Peradaban
  • Mendikdasmen: KUII VIII Momentum Perkuat Persatuan Umat dan Dukung Pembangunan Nasional
  • Jimly Asshiddiqie Dorong MUI dan Ormas Islam Jadikan Pembenahan Akhlak Bangsa sebagai Prioritas
  • Malaysia Tegas Menolak Mengakui ‘Israel’ Meski Ditekan AS
  • Pemerintah Optimistis Ekonomi Syariah Jadi Motor Pertumbuhan Nasional
  • ‘Israel’ Izinkan Pasukan Internasional Masuk Gaza, Akankah Penderitaan Warga Palestina Berkurang?
  • Adiwarman Karim Ingatkan Pertumbuhan Ekonomi Harus Mensejahterakan Semua Kelompok Masyarakat
  • Jusuf Kalla Indonesia Harus Ambil Peran Lebih Besar dalam Perdamaian Timur Tengah
  • Mahfud MD Dukung Rekomendasi MUI, Sebut Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Diatur UU

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

‘Israel’ Izinkan Pasukan Internasional Masuk Gaza, Akankah Penderitaan Warga Palestina Berkurang?

27 Juli 2026 15:11
Berita

Adiwarman Karim Ingatkan Pertumbuhan Ekonomi Harus Mensejahterakan Semua Kelompok Masyarakat

27 Juli 2026 14:00
Berita

Jusuf Kalla Indonesia Harus Ambil Peran Lebih Besar dalam Perdamaian Timur Tengah

27 Juli 2026 13:00
Berita

Mahfud MD Dukung Rekomendasi MUI, Sebut Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Diatur UU

27 Juli 2026 12:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?