Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 10 September 2026 13:15 1:15 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 10 September 2026 13:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Turki terus meningkatkan upayanya dalam menghadapi perubahan demografis, terutama dengan terus naiknya populasi lanjut usia (lansia). Hal itu dilakukan Turki dengan memperbaiki, meningkatkan sistem jaminan sosial serta memperluas peluang kerja para lansia . Secara global, sekitar 10,4 persen dari populasi dunia—dari total 8,23 miliar jiwa—berusia 65 tahun ke atas.

Daftar isi
  • Asuransi Perawatan Jangka Panjang
  • Agar Masyarakat Bisa Bekerja Lebih Lama
  • Ekonomi Lansia sebagai Peluang Pertumbuhan bagi Turki
  • Tiongkok, India, dan AS Puncaki Jumlah Lansia Terbanyak
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Melansir Daily Sabah pada Rabu (09/09/2026), pemerintah Turki berencana memperluas basis iuran, meningkatkan efektivitas pungutan iuran serta menyesuaikan sistem dengan bentuk-bentuk pekerjaan baru.

Menurut data tahun 2025 dari Institut Statistik Turki (TurkStat), populasi berusia 65 tahun ke atas telah meningkat sebesar 20,5 persen dalam lima tahun terakhir, mencapai 9,58 juta jiwa. Proporsi penduduk lansia terhadap total populasi juga meningkat menjadi 11,1 persen dari 9,5 persen dari tahun 2020.

Dari jumlah tersebut, 62,9 persennya usia 56-74 tahun, usia 75-84 tahun sebesar 27,9 persen dan kelompok usia 85 tahun ke atas sebesar 7,8 persen. Terdapat lebih dari 8.000 orang berusia 100 tahun ke atas yang tinggal di Turki.

Asuransi Perawatan Jangka Panjang

Asuransi perawatan jangka panjang tersebut menjadi bagian dari Program Jangka Menengah (MTP) periode 2027-2029, di mana kementerian terkait akan mengembangkan infrastruktur yang diperlukan untuk mengimplementasikan sistem tersebut.

Baca Juga

Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York

Program ini bertujuan untuk memperkuat dukungan perawatan—baik di rumah maupun di fasilitas perawatan—bagi mereka yang tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri akibat usia lanjut atau penyakit kronis.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat meringankan beban perawatan yang kian meningkat bagi keluarga serta mengurangi dampak dari naiknya rasio ketergantungan penduduk lanjut usia.

Pemerintah yang dipimpin Erdogan ini juga berencana memperkuat ekonomi perawatan (care economy) sembari tetap menjaga akses terhadap layanan kesehatan dan meningkatkan keberlanjutan finansial sistem jaminan sosial.

Turki berencana memperkuat model pengelolaan rumah sakit universitas guna meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan finansial.

Agar Masyarakat Bisa Bekerja Lebih Lama

MTP yang baru ini juga mencakup langkah-langkah untuk mendorong masyarakat agar tetap bekerja lebih lama, dengan tetap mengedepankan prinsip keadilan dan keseimbangan aktuaria.

Pemerintah berencana memperluas cakupan sistem jaminan sosial dan mengikutsertakan kelompok yang saat ini berada di luar sistem melalui langkah-langkah yang menyasar berbagai kelompok pekerjaan dan tingkat pendapatan.

Regulasi akan disesuaikan dengan perubahan kondisi pasar tenaga kerja dan bentuk-bentuk baru pekerjaan fleksibel, sementara upaya pemantauan serta penagihan tunggakan premi akan diperkuat.

Ekonomi Lansia sebagai Peluang Pertumbuhan bagi Turki

Prof. Dr. Mehmet Ali Eryurt dari Universitas Hacettepe menekankan bahwa proses penuaan penduduk di Turki berlangsung lebih cepat dibandingkan banyak negara Eropa, didorong oleh peningkatan layanan kesehatan dan harapan hidup yang lebih panjang.

Dilansir Turkiye Today pada Maret lalu, ia memperingatkan bahwa pertumbuhan populasi lanjut usia akan memberikan tekanan besar terhadap sektor kesehatan, jaminan sosial, dan keuangan publik, terutama mengingat masa pensiun yang lebih panjang dan menyusutnya jumlah angkatan kerja.

Namun, Eryurt juga melihat adanya peluang. Kebijakan kerja yang fleksibel dapat memungkinkan pekerja berpengalaman untuk terus berkontribusi, sementara produk dan layanan “ekonomi lansia” (silver economy) yang dirancang khusus bagi kalangan lanjut usia menawarkan jalan baru bagi pertumbuhan ekonomi.

Inisiatif yang mendorong transfer pengetahuan lintas generasi melalui kegiatan pendampingan dan kesukarelawanan juga dapat memanfaatkan pengalaman serta kearifan warga lanjut usia demi kemaslahatan masyarakat.

Tiongkok, India, dan AS Puncaki Jumlah Lansia Terbanyak

Tiongkok menempati peringkat teratas dunia dengan jumlah penduduk lanjut usia mencapai 211 juta jiwa, diikuti oleh India dengan 108 juta jiwa dan Amerika Serikat dengan 64 juta jiwa.

Secara proporsional, Monako memiliki persentase penduduk lanjut usia tertinggi, di mana 36% dari populasinya berusia 65 tahun ke atas. Negara-negara berikutnya adalah Jepang (30%), Italia (25,1%), Portugal (24,9%), dan Yunani (24,4%). Di sisi lain, Qatar (1,7%), Uni Emirat Arab (1,8%), Zambia (2%), Chad (2,1%), dan Sudan (2,1%) memiliki rasio populasi lanjut usia terendah.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:jaminan sosialPerubahan demografisPopulasi LansiaTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

permukiman ilegal instagram
Berita

‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat

Berita
9 September 2026 15:56
100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza
Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
‘Israel’ Kehilangan Ribuan Dokter, Brain Drain Makin Parah

Terbaru

  • Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
  • Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
  • 11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha
  • 100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza
  • Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’

9 September 2026 12:07
Berita

Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha

9 September 2026 11:14
Berita

Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata

8 September 2026 14:00
Ahmad, yang berusia 10 bulan, sedang dirawat di Rumah Sakit Pemerintah Rafic Hariri di Beirut setelah terluka dalam serangan udara Israel di dekat rumahnya di Beirut selatan pada 8 April 2026.
Berita

Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800

8 September 2026 12:57
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?