Hidayatullah.com – Puluhan ribu warga Palestina membanjiri Masjidil Aqsha untuk melaksanakan shalat Jumat. Hal itu terjadi meski penjajah ‘Israel’ memberlakukan restriksi ketat di pintu-pintu masuk kompleks masjid dan kawasan Yerusalem.
Departemen Wakaf Islam di Yerusalem menyatakan bahwa sekitar 70.000 jamaah melaksanakan shalat Jumat di Masjidil Aqsha.
Melansir Palestinian Information Center pada Jumat (14/08/2026), banyak dari pemuda Palestina yang tidak dapat masuk ke kompleks masjid lantaran tidak lolos penjagaan serdadu ‘Israel’.
Pasukan penjajah ‘Israel’ memasang penghalang logam di sepanjang jalan kota serta di sekitar Kota Tua dan Masjidil Aqsha, sembari menghentikan para jamaah dan memeriksa kartu identitas mereka.
Pagi harinya, ribuan warga Palestina ramai-ramai melaksanakan shalat Subuh di masjid yang menjadi kiblat pertama umat Islam itu.
Setiap Jumat dan hari besar Islam lainnya, ratusan ribu warga Palestina dari wilayah yang diduduki ‘Israel’ berupaya datang Masjidil Aqsha. Mereka harus berulang kali melewati pos pemeriksaan yang didirikan penjajah ‘Israel’ di hampir seluruh titik yang mengarah ke sana.*




