Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

50 Intelektual Muslimah DIY Jateng Keluarkan “Petisi Hentikan Miss World”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 September 2013 13:14 1:14 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 September 2013 13:14
Bagikan
Salah satu dampak besar dari even Miss World adalah ditirunya pandangan yang merendahkan ini oleh para anak didik kita
Bagikan

Hidayatullah.com— 50 intelektual Muslimah Daerah Istimewa Yogjakarta-Jateng hari Jumat (06/09/2013) mengeluarkan petisi intelektual Muslimah “Hentikan Missworld, Indonesia Bisa Sejahtera dan Terdepan tanpa Eksploitasi Perempuan.”

Dikutip laman liputan.com, Petisi para aktivis intelektual perempuan yang menolak ajang Miss World ini selanjutnya ditandatangani di Wisma Kagama UGM dan  selanjutnya dikirimkan  ke berbagai kementrian. Di antaranya Kementrian Pemberdayaan Perempuan, Kementrian Pariwisata dan Industri Kreatif, Kementrian Pendidikan dan kebudayaan.  

Para peserta datang dari berbagai kampus di Yogyakarta dan Jawa Tengah ini juga memperkat berbagai argumentasinya. Ninik Rustanti MSi dari FK UNDIP menyatakan salah satu dampak besar dari even ini adalah ditirunya pandangan yang merendahkan ini oleh para anak didik kita. Generasi kita akan terobsesi dengan standar kecantikan sebagaimana dibuat dalam ajang Miss World ini.

Pelaksanaan Miss World di Indonesia merupakan bentuk penegasan bahwa negeri ini menyetujui segala bentuk gagasan yang dibawa Miss World ini, ujar Muslikhati Msi. Padahal publik sangat memahami apa yang dibawa dalam missworld ini. Event ini adalah event yang mempropagandakan dalam skala dunia bahwa perempuan ideal dilihat dari fisiknya. Meskipun secara kepanitiaan mengeluarkan seleksi dari aspek beauty and behaviour, namun fakta dan realitasnya kriteria tersebut pemanis atau pelengkap. Yang utama adalah kecantikan fisiknya, tegas mantan ketua PSW UMY ini.

Murtiyani PhD menambahkan, hal yang sangat nyata dalam even ini adalah motif ekonomi. Yakni pemanfaatan para wanita untuk mempromosikan dan memasarkan produk kosmetik, fashion, dan media-media seluruh dunia. Negara juga berdalih event ini akan mampu mendongkrak pariwisata dan peningkatan citra Indonesia di mata Internasional.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Hal tersebut secara tegas ditampik oleh Murtiyani. Indonesia sangat kaya akan sumber daya alam dan mineral. Dari kekayaan ini saja jika dikelola dengan baik, akan mampu mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia. Tanpa perlu melakukan eksploitasi perempuan untuk kepentingan ekonomi. Ini merupakan pelecehan yang nyata pada perempuan. Selama SDA kita dalam pengelolaan kapitalis, di mana kita jual murah kepada swasta dan asing melalui Undang-undang, memang selamanya kita akan menderita. Dan akhirnya negara harus memutar otak untuk terus mendongkrak pendapatan, termasuk dengan pemberian izin even eksploitasi perempuan.

Pakar ekonomi Islam ini menyempurnakan paparannya, bahwa hanya dengan pengelolaan sistem ekonomi islam negara ini akan sejahtera. Islam memiliki solusi komprehensif pengelolaan ekonomi termasuk SDA. Salah satu contoh adalah pengaturan tentang kepemilikan. Yakni hutan, air, dan energi adalah milik umum yang harus dikelola negara dan dikembalikan kepada masyarakat. Dan pelanggaran atasnya akan ada sanksi yang berat selain murka Allah SWT. Sistem ekonomi islam yang diterapkan secara praktis dalam kehilafahan selama ratusan tahun ternyata benar-banar mampu mensejahterakan masyarakat serta membawa negara tersebut terdepan dalam kancah dunia. Dan pengaruhnya sampai kini sangat membekas, misalnya pada pengembangan ilmu-ilmu pengetahuan.*/Nisa Rahma  

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:eklpoitasi perempuanIntelektualmiss worldMuslimah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Satu Lagi Aktor Porno Amerika Positif HIV, Produksi Film Dihentikan
Tulisan selanjutnya Fraksi PKS Dukung Desakan Lahirnya RUU Anti Miras

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Berita
16 Oktober 2026 14:29
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?