Hidayatullah.com– Bertempat di ruang seminar Masjid Nurul Huda (NH) UNS,hari Jumat, 10 Februari 2017, takmir Masjid Nurul Huda UNS menggelar Kajian Dakwah Ilmiah (KDI).
Acara menghadirkan Dr Ahmad Kusyairi Suhail (dosen FDI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) sekaligus menjabat sebagai Sekjen Pengurus Pusat Ikatan Dai Indonesia (IKADI).
Juga Prof. Drs. Sutarno, M.Sc., Ph.D (Ketua Presidium Takmir NH). Dalam sambutannya, Sutarto mengatakan bahwa UNS berkomitmen untuk senantiasa meningkatkan kualitas setiap sektor yang ada, termasuk didalamnya adalah mengenai spiritualitas mahasiswa.
Harapannya, mahasiswa lulusan UNS tidak hanya cakap dalam hal ilmu pengetahuan dan teknologi, namun juga memiliki kompetensi spiritual yang mumpuni.
Harmoni diantara keduanya niscaya akan menghasilkan manusia yang mampu memberikan kemanfaatan dimanapun ia berada.
Sementara itu, Dr Ahmad Kusyairi Suhail, menyoroti potensi yang kita miliki, dimana Negara kita memiliki kekayaan alam yang melimpah namun ternyata kekayaan alam yang begitu besar tersebut belum mampu membawa kemakmuran dan keberkahan untuk rakyat.
Di tengah kondisi negara yang demikian, beliau menyeru kepada peserta agar berani tampil mengambil tanggung jawab untuk menyelamatkan kondisi umat yang sedang terpuruk. Mampu mengubah setiap tantangan menjadi peluang, dan menyikapi potensi maupun peluang yang dimiliki dengan sikap yang benar.
Ia juga menekankan pada peserta agar memperhatikan firman Allah dalam Q.S An-Nahl ayat 112 yang artinya, “Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan (dengan) sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezkinya datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi (penduduk)nya mengingkari nikmat-nikmat Allah; karena itu Allah merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang selalu mereka perbuat.”
Menurutnya, ayat ini hendaknya menjadi pengingat agar setiap dari kita memiliki sikap yang benar dalam menghadapi peluang maupun tantangan dakwah ke depan.*/AM