Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Selama 2013 – 2017 DPU Bantu 100 Al-Quran Braile untuk Kaum Difabel

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 Maret 2017 08:31 8:31 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Maret 2017 06:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Lebih dari 100 al-Quran Braille sudah diberikan kepada para tunanetra sejak tahun 2013 hingga Januari 2017 dalam program Peduli Difabel yang disalurkan melalui Dompet Peduli Ummat (DPU) Daarut Tauhiid.

Demikian disampaikan Dadan Junaedi, Direktur Program DPU Daarut Tauhiid, belum lama ini. Dadan menyebutkan Lembaga Amil Zakat Nasional ini telah berkhidmat dalam program Peduli Difabel sejak 2013 lalu.

Menurutnya, orang- orang difabel (penyandang cacat fisik dan mental) selama ini dianggap sebagai kelompok minoritas yang tidak diberi ruang dan kesempatan untuk menentukan semua hal tentang dirinya sendiri.

Keberpihakan terhadap difabel masih jauh dari harapan. Di sisi lain, anggapan sebagian masyarakat dalam memandang difabel sebagai beban juga masih kentara, bahkan tidak sedikit ada keluarga yang malu apabila ada anggota keluarganya yang mengalami keterbatasan fisik maupun mental.

Baca: Nabi Muhammad Pembela Kaum Difabel

Karenanya, menurut Dadan, harus ada pihak yang dapat mengangkat citra penyandang difabel. Kepeduliaan yang diberikan tidak cukup hanya materi, tapi harus ada wujud nyata yang dapat membuat mereka survive (bertahan), sehingga mereka tidak mengharap belas kasihan orang tapi mereka dapat memberikan kontribusi bagi keluarga dan lingkungannya.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Salah satu caranya memberikan  pembinaan mental dan spritual serta pelatihan berupa ketrampilan yang membuat mereka lebih percaya diri untuk bergaul di lingkungannya.

“Program Peduli Difabel menurut Dadan, dilaksanakan ke dalam empat subprogram, yaitu pemberian al-Quran Braille, pemberian alat bantu;  seperti kursi roda, alat bantu dengar, tongkat atau kaki palsu, pemberian paket lebaran dan mudik, dan pelatihan dan kemudian memberikan akses untuk pengembangan dan kemandirian” ujar Dadan.

Saat mudik lebaran 2016, sebanyak 82 keluarga menerima bantuan paket lebaran dan diantarkan ke kampung halaman mereka dengan bis.

Dalam kurun waktu 2016 hingga Januari 2017, DPU Daarut Tauhiid sudah memberikan kursi roda sebanyak 158 buah, tongkat 4 buah, alat dengar 6 buah yang disebarkan di wilayah Bandung Raya dan sekitarnya.

Sedangkan, di Jakarta, DPU Daarut Tauhiid memberikan kaki palsu kepada 18 orang OYPMK. DPU Daarut Tauhiid menargetkan untuk memberikan 500 kursi roda di tahun 2017 ini.

Baca: Penyandang Tunanetra Berharap Al-Quran dan Kitab Kuning Braille

Sementara itu, Lebih dari 100 al-Quran Braille sudah diberikan kepada para tunanetra sejak tahun 2013 hingga Januari 2017. Dadan mengungkapkan, di 2017 ini.

Masih di Bandung Raya, DPU Daarut Tauhiid memberikan pelatihan menjahit kepada tunadaksa dan tunarungu, bekerja sama dengan Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), pada November hingga Desember 2016. Sebanyak 10 orang mengikuti pelatihan ini yang kemudian 7 di antaranya berhasil mandiri. Sisanya masih belum percaya diri untuk ‘menjual’ keahliannya.

Pada Januari 2017, DPU Daarut Tauhiid bekerja sama dengan DIFF Community mendirikan DIFF’s Reflexiology yang memandirikan sebanyak 14 orang difabel.  Sementara itu, di Garut, DPU Daarut Tauhiid juga membantu mendirikan SLB-C Yayasan Karya Bakti di lokasi terdampak banjir garut, Kecamatan Tarogong Kidul.  Peletakan batu pertamanya dilakukan pada awal Februari 2017, dihadiri oleh manajer program DPU Daarut Tauhiid Garut, Kepala Sekolah, dan para orang tua siswa.

Di Jakarta, DPU Daarut Tauhiid memberikan pelatihan kepada orang yang pernah mengalami kusta (OYPMK). Bekerja sama dengan Nalacity, DPU Daarut Tauhiid memberikan pelatihan menjahit kepada 20 orang OYPMK., 16 di antaranya telah dimandirikan.

Secara nasional, DPU Daarut Tauhiid menargetkan untuk memandirikan sebanyak 500 orang difabel. Untuk mendukung program tersebut, DPU Daarut Tauhiid akan mendirikan lima Balai Kreatif, salah satunya sudah berdiri di Jakarta. Balai Kreatif ini menjadi pusat pelatihan bagi sahabat difabel tersebut. “Semacam workshop untuk para difabel,” ujar Dadan.

Semoga secuil ikhtiar kepedulian ini, mejadi jalan kemudahan dan keberkahan bagi kita semua.*/kiriman Taufiq Hidayat (Bandung)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:butacacat fisikDaarut TauhiidDifabeldisabilitasDTtunanetra
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aparat Mesir Selamatkan Barang Antik yang Dicuri dari Kubah Al-Imam Al-Syafi’i
Tulisan selanjutnya Pengadilan India: Kendaraan Berteknologi Lawas Penyebab Polusi Tak Boleh Dijual

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?