Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Warga Indonesia dan Malaysia Syukuran Kembalinya Ayasofya sebagai Masjid di Turki

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Juli 2020 11:46 11:46 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Juli 2020 11:46
Bagikan
Warga negara Indonesia dan Malaysia berkumpul di taman Topkapi, Panorama 1453, Istanbul, Turki, syukuran atas kembalinya fungsi Masjid Agung Ayasofya.
Bagikan

Hidayatullah.com– Madrasah Fatih dan masyarakat Indonesia serta warga negara Malaysia mengadakan acara syukuran atas dikembalikannya status dan fungsi Ayasofya (Hagia Sophia) sebagai masjid di Istanbul, Turki, baru-baru ini.

Madrasah Fatih merupakan satu-satunya lembaga berbasis Al-Qur’an yang didirikan oleh masyarkat dan mahasiswa Indonesia yang berada di Turki. Madrasah Fatih hingga saat ini telah berusia hampir satu tahun. Programnya fokus pada Al-Qur’an.

Mereka berkumpul dengan WNI lainnya di taman Topkapi, Panorama 1453. Dalam rangkaian acara syukuran kali ini, setelah dibuka oleh MC dan pembacaan tiliwah Al-Qur’an, dilakukan parade inspirasi dari beberapa tokoh dan orangtua kita yang ada di Turki.

Inspirasi pertama diberikan oleh Pak Ali Cetim, seorang yang berkewarganegaran Turki namun menikah dengan perempuan Indonesia dan sudah lama sekali berbaur, bermuamalah, berkomunikasi, dan berinteraksi dengan masyarakat Indonesia.

Beliau mengingatkan bahwasanya penaklukan Ayasofya ini dan pelaksanaan shalat Jumat di tanggal 24 merupakan tanggal yang bersejarah. 24 Juli adalah tanggal Perjanjian Lausanne di Paris, yang akhirnya menjadi landasan terbentuknya Republik Turki, dan ini merupakan sebuah kemenangan bagi masyarakat Turki dan umat Islam di dunia.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Inspirasi kedua disampaikan oleh Abdullah Azzam, salah satu staf di portal berita Anadolu Agency. Azzam sudah lama di AA dan merupakan alumnus S1 dan S2 di Turki.

Beliau menekankan bahwasanya penaklukan Ayasofya ini sangat berpengaruh bagi kebijakan politik dalam dan luar negeri, sehingga Ayasofya ini menjadi pusat perhatian pada saat ini.

Dan Presiden Recep Tayyip Erdoğan pun melakukan ini pada timing waktu yang pas.

Inspirasi yang ketiga disampaikan oleh Andika Rahman Nasution, salah seorang staf di ACT dan juga merupakan kandidat doktor jurusan sejarah Islam di Universitas Istanbul Sabahattin Zaim. Andika melihat Ayasofya dari tiik sejarahnya.

Andika membaca bahwasanya Ayasofya sangat unik dengan arsitekturnya yang sebenarnya tidak menyerupai gereja.

Andika juga menyatakan bahwasanya Fathul Konstantiniah, Penaklukan Konstantinopel yang dilakukan Sultan Muhammad Al Fatih menyerupai penaklukan yang dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam di Makkah, begitu juga Umar bin Khattab ketika menaklukan Al-Quds, karena sama sekali tidak ada hal yang dirusak, diubah oleh sang penakluk.

“Bahkan sebaliknya, dibersihkan, dirapihkan, dan diperbaharui. Dan tragisnya adalah Ayasofya ketika baru ditaklukkan, hampir dikatakan tidak layak untuk digunakan karena kondisinya yang tidak elok, kotor, buruk, bau, dan sebagainya.”

Dan inspirasi terakhir disampaikan oleh Pembina Madrasah Fatih Ustadzah Mahmudah MA, seorang pendakwah, yang beliau mengambil dari sisi Al-Qur’annya. Selain itu, ia juga mengingatkan akan seorang Shahabiyah yang bernama Umarah. Ketika itu juga ingin turut berpartisipasi dalam menaklukkan Ayasofya Konstantinopel.

Dan yang menjadi poin penting juga, Mahmudah menyampaikan, setelah Presiden Turki Erdogan melaksanakan shalat Jumat yang pertama di sini, beliau juga langsung mengunjungi makam dari Sultan Muhammad Al-Fatih. Tentu pastinya ia menyampaikan pesan bahwasanya “Wahai Sultan Muhammad AlFatih, amanahmu telah aku jalankan.” Hal itu merupakan sesuatu yang menjadi kewajiban dan amanah yang selama ini dilanggar, tidak dijalankan oleh pemerintah Turki sendiri.

Setelah inspirai dari beberapa pembicara, masyarakat Indonesia, para mahasiswa, yang berdatangan dari luar kota juga melakukan simbolik seremonial syukuran peresmian Masjid Agung Ayasofya, dengan pemotongan kue. Dipotong langsung oleh para pembina dan orangtua mahasiswa yang hadir, orang yang dituakan oleh mahasiswa di sana.

Setelah acara berakhir, tibalah saatnya para masyarakat dan mahasiswa berramah tamah dengan menikmati santapan hidangan yang disediakan, dan menutup acara dengan foto bersama, hingga jelang shalat maghrib.* (Ridwan Endonezyali)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AyasofyaHagia SophiaIstanbulKonstantinopelMuhammad al FatihTurkiWNI di Turki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sierra Leone Kini Punya Pengadilan Khusus Kekerasan Seksual dan Gender
Tulisan selanjutnya Pendeta Ortodoks Yunani Mengatakan Hagia Sophia Dilindungi dengan Baik oleh Turki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?