Hidayatullah.com- Pondok Pesantren Hidayatullah Holtekamp, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua, menerima kunjungan silaturahim dari pejabat teras Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka beserta rombongan dari pejabat Kwartir Daerah (Kwarda) Papua baru-baru ini.
Tokoh pejabat yang dimaksud adalah Kak Supriyadi, Wakil Ketua Komisi Bina Muda Kwartir Nasional (Kwarnas) Pramuka. Dalam kunjungan itu, Kak Supriyadi didampingi rombongan Kwarda Gerakan Pramuka Papua yang diketuai oleh Kristina L Mano (istri Wali Kota Jayapura), Ahad (22/11/2020).
Diketahui, Kak Supriyadi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keluarga besar Pondok Pesantren Hidayatullah. Sebab dengan Pesantren Hidayatullah yang telah memiliki lebih 400 cabang di seluruh Indonesia ini, Kak Surpiyadi telah mewarisi satu gerakan relawan Search and Rescue yang ia rintis beserta beberapa para senior Hidayatullah dan beberapa senior anggota pramuka.
Anjangsana Kak Supriyadi beserta rombongan Kwarda Pramuka Papua tersebut menjadi rangkaian informal dari event Musyawarah Daerah (Musda) IX Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Provinsi Papua yang berlangsung tanggal 19-20 November 2020 di gedung serba guna Sian Soor kantor Wali Kota Jayapura.
Dalam Musda IX yang diikuti oleh 16 Kwartir cabang se-Provinsi Papua tersebut, terpilih lah kak Kristin L Mano sebagai Ketua Kwarda Pramuka Papua. Kak Kristina L Mano merupakan istri dari Wali Kota Jayapura, Benhur Tommy Mano.
Kak Supriyadi sendiri merupakan inisiator dari Search and Rescue (SAR) Nasional Hidayatullah yang kiprahnya telah memberi warna tersendiri bagi setiap aksi kemanusiaan dalam setiap bencana.
Dalam sebuah kesempatan, Mas Pri, sebagai panggilan akrab di kalangan internal relawan SAR Hidayatullah, pernah mengatakan bahwa dalam perjalanan kehidupan dan spiritnya, ia tidak bisa terlepas jauh dengan Hidayatullah. Dan hal ini ia buktikan dengan upaya menjajaki dan bersilaturrahim ke cabang-cabang dan Pondok Pesantren Hidayatullah kemanapun dirinya pergi. Dan komitmen ini sudah ia lakukan jauh sebelum dirinya menjadi pejabat negara.
“Semoga kunjungannya ke Pesantren Hidayatullah Holtekamp Jayapura dapat membangkitkan spirit dan daya juang bagi keluarga besar Hidayatullah, terkhusus bagi para anggota/relawan SAR Nasional Hidayatullah Papua.
Dan sebagai perwakilan Pramuka, semoga kehadiran Gerakan Pramuka ini dapat menjadi angin segar dan langkah awal kerja sama Pramuka dengan Hidayatullah dalam hal pembinaan kader muda. Atau lebih spesifik kerja sama pemantapan gerakan kemanusiaan dengan SAR Hidayatullah Papua. Aamiin!,” harapan pihak SAR Hidayatullah.* Rizky Kurnia Syah