Hidayatullah.com–Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Anggito Abimanyu mengatakan, komposisi jamaah yang akan menunaikan rukun Islam kelima pada tahun 2012 ini banyak didominasi masyarakat usia lanjut. Menurutnya, sekitar 50 persen dari seluruh jamaah haji Indonesia masuk kategori beresiko tinggi (risti).
“Ketentuan para jamaah dikategorikan risti ini dikeluarkan oleh teman-teman di Kementerian Kesehatan (Kemenkes, red),” jelas Anggito di Jakarta, Jumat (21/09/2012) lalu kepada pers usai pelepasan jamaah haji Indonesia.
Dikatakan, komposisi jamaah haji berumur lebih dari 70 tahun mencapai 80 persen. Rekor jamaah haji tertua dipegang oleh Karto Marsaid bin Sonodrono berasal dari Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah yang kini sudah berumur 110 tahun.
Dengan adanya komposisi jamaah haji tua yang lumayan banyak itu, Anggito berpesan supaya seluruh petugas haji agar meningkatkan pelayanan. Dia juga mengimbau, para jamaah haji, terutama yang berumur lanjut, tidak meninggalkan pemondokan seorang diri. Jika keluarga tidak bisa mendampingi, bisa meminta bantuan untuk didampingi petugas.
Sementara itu, Menag Suryadharma Ali mengingatkan jamaah agar senantiasa menjaga kesehatan, karena ibadah haji merupakan ibadah yang mengandalkan kekuatan fisik.
“Kesehatan harus dijaga, karena cuaca disana berbeda dengan di tanah air, selain itu karena di sana bercampur dengan jamaah dari berbagai negara, bisa jadi penyakit lebih mudah datang,” pesannya dikutip laman Kemenag.
Seperti diketahui, Jumat (21/09/2012) kemarin, Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali melepas keberangkatan 455 jamaah calon haji provinsi Banten dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Pelepasan secara simbolis ini menandai keberangkatan kloter pertama jamaah calon haji 2012 secara nasional.
Dalam acara pelepasan ini, Suryadharma Ali didampingi Menteri Perhubungan EE Mangindaan, Ketua Komisi VIII DPR Ida fauziah dan Dirjen Haji dan Umrah Kemenag Anggito Abimanyu.*