Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Info Haji & Umrah

Perlunya Papan Petunjuk Berbahasa Indonesia di Makkah

Akbar Muzakki
Terakhir diupdate: 17 Oktober 2013 06:15 6:15 am
Akbar Muzakki
Dipublikasikan 17 Oktober 2013 06:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Meski Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali sudah beberapa kali  mengusulkan kepada pemerintah Arab Saudi agar diizinkan untuk memasang papan petunjuk berbahasa Indonesia, hingga saat ini masih belum dikabulkan.

“Namun, usulan kami belum dikabulkan, alasannya sudah ada Bahasa Melayu. Padahal Bahasa Melayu kan berbeda dengan Bahasa Indonesia,” kata Menag saat mengunjungi Media Center Haji di Daerah Kerja (Daker) Makkah, Rabu (16/10/2013) dikutip MCH.

Pernyataan Menag yang juga Amirul Haj itu sekaligus menanggapi banyaknya jamaah haji Indonesia yang tersesat setelah mabit (bermalam) di Mina pasca melempar jumrah di Jamarat.

Menag mengakui, lokasi Jamarat sekarang memang cukup membingungkan. Jangankan, jamaah haji yang baru sekali datang, mereka yang sudah berkali-kali pun sering harus menghafal lebih dulu, karena lokasinya sekarang banyak perbedaan, terutama adanya beberapa terowongan baru.

Menurut Menag, petunjuk berbahasa Indonesia itu sebenarnya cukup membantu, terutama di lokasi-lokasi strategis seperti Jamarat, Masjidil Haram, Mina, dan Arafah.  Sebab, di tempat-tempat itu, jamaah sering merasa bingung. Namun, usulan untuk membuat papan petunjuk berbahasa Indonesia belum direspons oleh Pemerintah Arab Saudi.

Baca Juga

Saudi Ingatkan Penyedia Layanan Haji Patuhi Aturan, Siapkan Sanksi Tegas
Mulai Minggu Depan, Arab Saudi Ubah Masa Berlaku Visa Jadi 1 Bulan
Pemerintah Rekrut Petugas Haji pada November, Dilatih di Barak 1 Bulan
BSI Catat Kenaikan Rekening Tabungan Haji 13,51 Persen Per Juli 2025
Haji 1446 H Kereta Al-Mashaaer Al-Mugaddassah dan 10.500 Titik Wi-Fi Siap Melayani Jamaah

 

Padahal, kata Menag, seharusnya Pemerintah Arab Saudi memberikan prioritas kepada jamaah haji Indonesia, karena jamaah haji  Indonesia termasuk paling banyak.

“Kami akan terus melobi, agar upaya ini bisa dipenuhi,” ujar Menteri.  

Meluber di Jamarat

Sementara itu, puluhan ribu jamaah memilih melakukan  mabit  di sekitar Jamarat di Mina dan tidak di maktab yang sudah ditentukan, sebagian merupakan warga lokal Arab Saudi dan jamaah mandiri yang tidak mempunyai maktab.

Pantauan Selasa malam sampai Rabu pagi, ribuan orang terus berdatangan memenuhi halaman jamarat, bahkan meluber sampai trotoar jalan dan median jalan mulai depan Al Malik sampai bagian bawah lorong menuju Jamarat.

Mereka bisa bergerak sehabis magrib ke Jamarat, lalu bermalam dan pagi subuh mereka melempar jumroh. Setelah Shalat Subuh mereka bisa kembali ke Maktab saat udara masih segar.

Sebagian kecil jamaah haji Indonesia juga melakukan pola itu, namun tidak semua tertarik karena melempar jumroh saat menjelag subuh dianggap tidak afdol.

Sayangnya, keterbatasan toilet di areal Jamarat membuat jamaah harus antre sampai setengah jam untuk mendapat giliran.*

Redaktur: Akbar Muzakki
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arahhajiindonesiamakkahpetunjuk
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Setengah Juta Orang Tewas di Iraq Sejak Invasi Amerika
Tulisan selanjutnya Menteri Zionis Klaim Masjid Al-Aqsha Milik Yahudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaInfo Haji & Umrah

Awas Panas! Wukuf Arafah Jamaah Haji Diimbau Tetap di Kemah

4 Juni 2025 14:18
BeritaInfo Haji & Umrah

Arab Saudi Sambut Kedatangan 500 Kerabat Tahanan dan Syuhada Palestina untuk Berhaji

3 Juni 2025 13:59
Info Haji & Umrah

Tingkatkan Akurasi Prakiraan Cuaca Selama Haji, Saudi Kerahkan 18 Stasiun Pemantauan

2 Juni 2025 13:49
Info Haji & Umrah

Arab Saudi Usir 205.000 Peziarah Tanpa Izin Haji dari Makkah

2 Juni 2025 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?