Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Setengah Juta Orang Tewas di Iraq Sejak Invasi Amerika

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 Oktober 2013 06:01 6:01 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Oktober 2013 06:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sekitar setengah juta orang tewas di Iraq akibat perang sejak invasi pasukan Amerika Serikat pada tahun 2003 hingga pertengahan 2011.

Tim peneliti dari  Amerika Serikat, Kanada, dan  Iraq memperhitungkan jumlah korban jiwa dalam periode itu mencapai 461.000 orang, demikian dikutip BBC, Kamis 16 Oktober 2013.

Perhitungan didasarkan survei secara acak atas 2.000 rumah tangga di 18 provinsi pada periode Mei hingga Juli 2011.

Jumlah korban jiwa tersebut tidak hanya mencakup kematian akibat invasi dan serangan kelompok perlawanan maupun kekerasan sektarian akan tetapi juga yang diakibatkan ambruknya prasarana di negara itu.

Adapun perhitungan korban jiwa oleh lembaha Iraq Body Count -yang secara rutin melakukan perhitungan korban perang Iraq- jauh lebih rendah, yaitu 112.000 penduduk sipil.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Iraq Body Count yang berkantor di Inggris mendasarkan perhitungannya pada laporan media, catatan rumah sakit dan kamar jenazah, serta informasi dari pemerintah maupun lembaga nonpemerintah.

Sementara itu, kekerasan sektarian Juni hingga September 2013 menewaskan 5.000 jiwa.

PBB memperkirakan dalam waktu setahun belakangan terjadi peningkatan kekerasan sektarian dengan korban jiwa mencapai 5.000 orang antara Januari hingga September tahun ini.

Jumlah yang lebih tinggi dibandingkan sepanjang 2012 yang mencapai 3.000 jiwa.

Penelitian yang dilakukan Universitas Washington, Universitas Johns Hopkins, Universitas Simon Frase dan Universitas Mustansiriya tersebut mencakup kematian antara Maret 2003 hingga Juni 2011, atau enam bulan sebelum penarikan mundur pasukan AS.

Para peneliti memperkirakan tambahan sekitar 56.000 kematian tidak terhitung karena imigrasi dari sejumlah rumah tangga ke luar dari Iraq.

Adapun yang dimaksud dengan ambruknya prasarana mencakup layanan kesehatan, kebersihan, perhubungan, komunikasi, dan sistem layanan umum lainnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerikainvasiiraqkorbanperang
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 1 Tewas dan 9 Pingsan Saat Antri Daging di Istiqlal
Tulisan selanjutnya Perlunya Papan Petunjuk Berbahasa Indonesia di Makkah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?