Hidayatullah.com — Arab Saudi kembali membuka situs suci umat Islam untuk Umrah mulai Ahad ini, menurut kantor berita SPA.
“Masjidil Haram siap menerima jamaah dan peziarah untuk Umrah” mulai Ahad, 25 Juli, SPA mengutip wakil ketua pengelola Masjidil Haram, Saad bin Muhammad al-Muhaimid, dilansir Anadolu Agency (25/07/2021).
Dia mengatakan jemaah akan dilayani sesuai dengan tindakan pencegahan yang diperlukan yang akan menjamin keamanan pengunjung Masjidil Haram.
Jamaah Haji pada Jumat mengakhiri ibadah tahunan itu, yang diwajibkan kepada umat Islam setidaknya sekali dalam seumur hidup mereka jika mereka mampu untuk melakukannya untuk memenuhi salah satu dari lima rukun Islam.
Haji tahun ini lebih besar dari tahun 2020 yang dibatasi di tengah pandemi COVID-19. Namun secara signifikan lebih kecil dibandingkan dengan waktu normal.
Tahun lalu, otoritas Saudi membatasi ibadah haji hanya membolehkan 10.000 jamaah karena pandemi.
Pada Oktober 2020, otoritas Saudi membuka kembali tempat-tempat suci umat Islam untuk umrah setelah enam bulan ditutup. Umrah mulai ditangguhkan pada Februari tahun lalu karena kekhawatiran wabah virus corona.
Karena pandemi, umrah dibatasi hanya untuk warga Saudi dan penduduk asing kerajaan yang diizinkan. Sebagai tindakan pencegahan pandemi Masjidil Haram hanya menerima jamaah dengan kapasitas 30% atau 6.000 orang per hari.*