Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Presiden Ahmed al Sharaa: “Kebangkitan Syam Era Baru Harapan dan Persatuan”

Ahmad
Terakhir diupdate: 6 Juli 2025 12:43 12:43 pm
Ahmad
Dipublikasikan 6 Juli 2025 12:42
Bagikan
Presiden Suriah Ahmed al Sharaa dengan backround lambang negara Garuda menandari era Syam yang baru
Bagikan

Hidayatullah.com– Dalam sebuah pidato kenegaraan yang sarat makna dan penuh simbol sejarah, Presiden Suriah Ahmed al Sharaa secara resmi menyatakan dimulainya era baru bagi Suriah dan Bumi Syam, yang ditandai dengan rekonstruksi identitas nasional, rekonsiliasi sosial, dan kebangkitan ekonomi pasca konflik.

Speech by President Ahmad Al-Shar’a During the Unveiling Ceremony of the New Visual Identity at the People’s Palace in #Damascus https://t.co/oRJkYPiBIJ pic.twitter.com/p5pABYbRI3

— Qusay Noor (@QUSAY_NOOR_) July 3, 2025

Pidato yang disampaikan dari pusat ibu kota Damaskus itu menarik perhatian luas publik, media, dan komunitas internasional. Dalam suasana yang penuh haru dan harapan, Presiden Sharaa membuka pidatonya dengan menyusuri akar sejarah Syam, menggambarkannya sebagai tanah yang menjadi awal dan akhir kisah umat manusia.

“Syam bukan hanya tempat dalam peta, tetapi tempat sejarah lahir dan umat manusia belajar hidup bersama,” ujarnya dalam pidatonya hari Jumat (4/7/2025) dikutip saluran resmi TV pemerintah Suriah.

Ia menekankan bahwa Damaskus dan seluruh wilayah Syam adalah saksi pertama peradaban, tempat manusia membangun aturan sosial, menciptakan kebersamaan, dan menyemai nilai-nilai kehidupan.

Presiden Sharaa tidak menutup-nutupi luka masa lalu. Ia menyebut masa pemerintahan sebelumnya sebagai bab paling gelap dalam sejarah Suriah modern, dengan penderitaan rakyat yang mendalam akibat perang, pengungsian, dan penindasan. Namun, menurutnya, era penderitaan itu telah berakhir.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

“Zaman kalian telah tiba. Darah kalian tidak sia-sia. Pengasingan kalian telah berakhir. Penindasan telah roboh. Dan bersama kesulitan, datanglah kemudahan,” tegasnya.

Sharaa menyampaikan bahwa penderitaan rakyat Suriah telah menggugah dunia. Ia menyampaikan terima kasih kepada rakyat yang bertahan dan memperjuangkan masa depan Suriah dengan harga diri dan pengorbanan.

Identitas Baru: Bersatu, Berdaulat, dan Beragam

Pidato ini juga menjadi momentum penting karena Presiden Sharaa mendeklarasikan identitas baru bangsa Suriah, yang diibaratkannya seperti seekor burung pemangsa—kuat, cepat, tajam, melindungi anak-anaknya, dan bebas terbang di angkasa.

“Identitas ini menyatu dari utara ke selatan, dari timur ke barat. Tidak terpecah. Keberagaman etnis dan budaya adalah kekayaan, bukan sumber pertikaian,” kata Sharaa.

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ahmed al-Sharaabashar al asaadHeadlinekebangkitan SyamKonflik SuriahPresiden SuriahsuriahSyam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Josep Borrell: Tentara Bayaran AS Bunuh 550 Warga Palestina dalam Sebulan
Tulisan selanjutnya (Video) Al-Qur’an Menggema di Wisuda Militer Suriah, Tak Pernah Terjadi di Era Bashar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?