Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

Gaya Hidup Childfree Dinilai Mendorong Bahaya Kanker Ovarium

Ahmad
Terakhir diupdate: 6 Juli 2025 13:10 1:10 pm
Ahmad
Dipublikasikan 6 Juli 2025 13:07
Bagikan
Dr. Tan Teck Sin, Pakar Konsultan Ginekologi dari Subang Jaya Medical Centre (SJMC), Malaysia
Bagikan

Tren tidak memiliki anak (Childfree) meningkatkan risiko kanker ovarium, kata Dr. Tan Teck Sin, Pakar Konsultan Ginekologi dari Subang Jaya Medical Centre (SJMC), Malaysia

Hidayatullah.com– Fenomena pasangan muda yang memilih gaya hidup tanpa anak atau dikenal dengan istilah “childfree” dan DINK (Dual Income No Kids) semakin populer. Namun, tren ini disoroti oleh para ahli medis karena berpotensi meningkatkan risiko kanker ovarium pada wanita.

Dr. Tan Teck Sin, Pakar Konsultan Ginekologi dari Subang Jaya Medical Centre (SJMC), Malaysia, menjelaskan bahwa kehamilan memiliki efek protektif terhadap kanker ovarium.

Hal ini karena selama kehamilan, frekuensi ovulasi berkurang, sehingga menekan kemungkinan mutasi sel pada ovarium yang dapat berkembang menjadi kanker.

“Setiap kehamilan secara alami mengurangi jumlah ovulasi, yang menurut penelitian dapat menurunkan risiko kanker ovarium. Selain itu, perubahan hormonal seperti peningkatan progesteron dan kondisi peradangan selama kehamilan juga berperan dalam melindungi tubuh dari perkembangan sel abnormal,” ujar Dr. Tan dalam wawancara dengan Utusan Malaysia baru-baru ini.

Baca Juga

Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah
Jumlah Kasus Penyakit Menular Seksual di Eropa Pada 2024 Mencatat Rekor
Belajar di Waktu Subuh Terbukti Tingkatkan Kinerja Otak dan Daya Ingat
Pembuat Jutaan iPhone Malah Malah Melarang Main HP Berlebihan karena Bahaya
Kecenderungan Beragama Generasi Z Meningkat, Ini Temuan Peneliti

Data epidemiologis menunjukkan bahwa wanita yang mengalami kehamilan berulang atau menggunakan kontrasepsi oral (pil KB) memiliki risiko kanker ovarium yang lebih rendah, hingga hampir 50 persen, dibandingkan dengan wanita yang tidak pernah hamil atau tidak pernah menggunakan pil KB.

Tren memilih tidak memiliki anak ini seringkali dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti tekanan ekonomi, fokus pada karier, dan keinginan untuk meraih kebebasan hidup.

Meski demikian, Dr. Tan mengingatkan pentingnya kesadaran akan risiko kesehatan reproduksi yang mungkin meningkat akibat gaya hidup ini.

Para ahli kesehatan menganjurkan agar wanita yang memilih pola hidup tanpa anak untuk melakukan pemeriksaan rutin dan berkonsultasi dengan dokter guna memantau kondisi reproduksi mereka serta memahami risiko jangka panjang terkait kanker ovarium.*

Baca juga PP Muhammadiyah: Childfree Tak Sesuai dengan Ajaran Islam

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ChildfreeDr. Tan Teck Singaya hidup childfreeHeadlinekanker ovariumtak memiliki anak
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya (Video) Al-Qur’an Menggema di Wisuda Militer Suriah, Tak Pernah Terjadi di Era Bashar
Tulisan selanjutnya KNPK: “Keluarga Kunci Atasi Krisis Kemuliaan Manusia”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

vape covid
Iptekes

Otoritas Kesehatan Prancis Peringatkan Risiko Vape Bagi Kesehatan

13 Februari 2026 20:11
Iptekes

Satu dari Tiga Orang Belanda Tidak Sadar Dirinya Diabetes

12 Februari 2026 18:16
BeritaIptekes

WHO: Kasus di India dan Bangladesh Risiko Penyebaran Virus Nipah Rendah

12 Februari 2026 15:28
Iptekes

WHO: Daging Olahan Termasuk Sosis dan Bacon Masuk Karsinogen Pemiku Kanker

11 Februari 2026 21:09
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?