Hidayatullah.com–Kehadiran Saddam dengan kedua tangannya diborgol dan dikawal saat memasuki ruang sidang. Para hakim membaca tujuh dakwaan yang mengarahkan saddam sebagai penjahat perang.
Sidang Saddam itu di tayangkan melalui video yang bisa dilihat seluruh raykat Iraq. Saddam memakai jaket warna warna gelap dengan baju formal warna putih. Kemunculannya itu merupakan yang pertama sejak penampilan terakhir setelah penangkapannya Desember lalu.
Saddam berkali-kali menolak dirinya bersalah dalam kasus invasi ke Kuwait pada 1990. Dengan menunjuk-nunjuk ke arah hakim, dia berkata,”Saya heran Anda mendakwa saya dengan tuduhan seperti itu sebagai orang Iraq. Semua orang tahu Kuwait itu bagian dari Iraq.” Hakim itu mengatakan bahwa pertanyaan itu bagian dari prosedur hukum. Namun Saddam menyela dan membentak,” Hukum, apa itu hukum.”
“Anda menyeret Saddam ke pengadilan ketika warga Kuwait mengatakan dapat membeli wanita Iraq hanya dengan 10 dinar di jalanan. Para prajurit Iraq maju ke medan perang membela harga diri mereka. Semua ini (pengadilan) tak lebih dari sandiwara. Penjahat perang sebenarnya itu adalah Bush,” tegasnya.
“Saya Saddam Hussein, presiden Iraq dan saya warga Iraq,” kata Saddam dalam pengadilan yang berlangsung selama 30 menit itu, seperti dilaporkan reporter CNN. “Bush adalah bajingan, ini semua sandiwara. (Pengadilan) ini agar dia terpilih kembali,” katanya, seraya menunjuk dengan kedua tangannya ke arah jaksa penuntut.
Dalam penampilan perdananya sejak dia ditangkap sekitar tujuh bulan silam, Saddam menolak menandatangani tuduhan terhadapnya bila tidak didampingi pengacaranya dan mempertanyakan yurisdiksi pengadilan itu. Saddam dibawa ke meja hijau tiga hari setelah penyerahan kedaulatan kepada pemerientahan interim Iraq, 15 bulan setelah penjajahan AS ke negara itu. (rtr)