Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Turki Tampung Sejumlah Tahanan Palestina

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 14 Oktober 2011 14:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menurut sejumlah laporan media, beberapa tahanan Palestina yang dibebaskan dari penjara Israel, sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran dengan Gilad Shalit, akan ditampung oleh Turki dan beberapa negara lainnya. Demikian tulis Todays Zaman (13/10/2011).

Pemerintah Zionis pada hari Selasa (11/10/2011) mengumumkan bahwa Israel dan Hamas telah menandatangani kesepakatan pembebasan seorang tentara Israel yang ditahan Hamas. Hamas akan membebaskan Gilad Shalit untuk ditukar dengan 1.000 warga Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel.
 
Pemimpin Hamas Khalid Misy’al mengatakan, Israel akan membebaskan 1.027 tahanan dalam dua tahap. Dalam satu pekan, 450 orang akan ditukar dengan Shalit dan sisanya akan dibebaskan dua bulan kemudian. Namun, menurut sejumlah media, tidak ada satupun di antara para tahanan itu yang boleh masuk ke wilayah Tepi Barat.

Menurut kesepakatan Hamas dan Israel, hanya 110 tahan yang boleh dikembalikan ke Tepi Barat. Hanya 203 yang akan dibebaskan di Gaza. Sisanya akan dikirim ke Turki dan Eropa, begitu menurut laporan Guardian.

Menurut harian Turki, Radikal, sekitar 40 orang yang tidak boleh kembali ke Tepi Barat akan dikirim ke Turki dan beberapa negara lain. Sedangkan Huriyet melaporkan, Israel tidak memperbolehkan para tahanan itu dikirim ke Suriah, Libanon atau Mesir.

Menteri Luar Negeri Turki Ahmet Davutoglu, Rabu (12/10/2011), menyambut kesepakatan pertukaran tahanan itu, dan menyinggung sedikit tentang peran Turki di dalamnya. namun, ia menolak menjelaskan lebih lanjut tentang pembebasan sejumlah tahanan ke Turki.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut Davutoglu, hal itu akan diatur seiring dengan tahapan-tahapan pembebasan tahanan.

Ia juga mengatakan bahwa pihaknya diberitahu Hamas tentang kesepakatan tersebut.

Sementara itu Presiden Israel Shimon Peres mengatakan, Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan terlibat dalam mewujudkan kesepakatan tersebut. Peres mengaku “terkejut dan bahagia” atas bantuan Turki dalam pembebasan Gilad Shalit.

“Saya diberitahu bahwa itu dilakukan oleh Perdana Menteri Recep Tayyp Erdogan,” kata Peres. “Mereka mengesampingkan semuanya dan mengutamakan kemanusiaan atas politik,” kata Peres.

Namun sayangnya, Israel menunjukkan hal yang sangat berbeda terhadap Turki, dalam masalah insiden berdarah Mavi Marmara.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ulama Peringatkan agar Pemerintah Tak Pelihara Pabrik Bir
Tulisan selanjutnya Tidak Kosher Tapi Semua Pemukiman Yahudi Legal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?