Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Karena Skandal Seks, Uskup Austria Mundur

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 1 Oktober 2004 08:57 8:57 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Oktober 2004 08:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Uskup Kurt Krenn yang berusia 68 tahun membawahi seminari yang ketika diselidiki petugas ditemukan gambar-gambar tak senonoh, diantaranya pronografi pada anak-anak.

”Ya saya mengundurkan diri sebagai uskup,” katanya dalam wawancara dengan harian Der Standard.

Kejadian skandak ini memang mengejutkan Austria dan memalukan Roma, yang dianggap sebagai pusat agama Katholik.

Paus Johanes Paulus II dengan segera bahkan langlung menunjuk pendeta Klaus Kueng sebagai penggantinya sekaligus menyelidiki kasus ini.

Skandal itu muncul Juli lalu ketika majalah Profil di Austria menerbitkan gambar-gambar pendeta menciumi dan mengelus-elus calon pendeta.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam kasus ini, sempat dilaporkan bahwa polisi telah menemukan sekitar 40 ribu gambar dan video –diantaranya pronografi anak-anak– di komputer milik seminari.

Diminta mundur

Tuntutan agar Uskup Krenn mundur atau dipecat terus datang setelah ia mengatakan foto-foto itu sebagai lelucon yang kekanak-kanakan dan menyebut tuduhan penyelewengan seksual itu tak berdasar.

Uskup Krenn mengatakan kepada Der Standard ia mundur secara sukarela dan bukan karena ada tekanan dari Vatikan.

”Paus tidak meminta siapapun untuk mundur,” katanya.

Sebuah kelompok gereja di Austria, We Are Church, yang sejak awal menekan agar Uskup Krenn mundur atau dipecat, menyatakan kelegaannya dengan pengunduran diri itu.

Bulan lalu seorang calon pendeta asal Polandia di seminari itu di jatuhi hukuman karena terbukti menyimpan gambar porno anak-anak.

laki-laki yang diidentifikasi sebagai Piotr Z berusia 27 tahun itu dikenai hukuman enam bulan penjara karena mendownload ratusan gambar porno dari internet.

Kasus skandal seks kalangan gereja bukan barang baru. Pengkajian Gereja Katolik AS bulan Februari 2004 lalu menyimpulkan bahwa 4 persen (dari 4392 pastor Katolik) yang diteliti selama jangka beberapa tahun ini dianggap telah melakukan kejahatan seksual dengan cara melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak di bawah umur alias pedophilia.

Para pengkaji menyimpulkan, kebanyakan korban pelecehan itu adalah anak lelaki. Bulan Juli 2003 lalu, Jaksa Agung Massachusett, dalam suatu laporan juga mengeritik “budaya ketaatan salah kaprah atas kerahasiaan” gereja yang kemudian melahirkan skandal seks.

Seperti yang pernah ditulis AP mengutip National Review Board, kasus kejahatan seksual itu sudah terjadi sekitar tahun 1950 hingga tahun 2002.

Survey telah mendapati sekitar 10.667 tuntutan pelecehan selama beberapa puluh tahun terakhir, (sejak tahun 1950 hingga tahun 2002), sekitar 4 % (dari 109.694) pelayan Tuhan yang diteliti itu dituduh telah melakukan kejahatan seksual. (bbc/hid/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Agama
Tulisan selanjutnya AS Bantu Polri lagi 9,3 juta USD

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

Berita
5 September 2026 09:34
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?